Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Tradisi Kerja di Alibaba: Diberi Cincin Emas Hingga....

Jumat 15 Nov 2019 01:23 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Ragam Tradisi Kerja di Alibaba China, dari Diberi Cincin Emas Hingga . . . .. (FOTO: Tanayastri Dini Isna)

Ragam Tradisi Kerja di Alibaba China, dari Diberi Cincin Emas Hingga . . . .. (FOTO: Tanayastri Dini Isna)

Alibaba memiliki tradisi kerja yang unik bagi karyawannya yang berprestasi

Warta Ekonomi.co.id, Surakarta --Tiap perusahaan memiliki budaya dan tradisi yang berbeda, seperti yang diterapkan di Alibaba. Perusahaan teknologi besutan Jack Ma itu punya cara tersendiri untuk mengapresiasi dan mendukung kinerja para karyawannya. Apa saja ya?

Berdasarkan informasi yang telah Warta Ekonomi himpun dari perusahaan, berikut ini sejumlah tradisi unik yang berlaku di Alibaba:

1. Perusahaan menganalogikan karyawan sebagai wine

Para karyawan Alibaba diberi julukan yang identik dengan wine, tergantung lamanya mereka menyandang status karyawan di sana. Pada tahun pertama, mereka disebut ‘fragrant’. Selanjutnya, yang sudah bekerja 3 tahun dinamai ‘mellow’, sedangkan yang sudah menginjak tahun kelima disebut sebagai ‘mature’.

2. Ada tradisi handstand

Hal ini sudah berlaku sejak periode platform e-commerce C2C Alibaba, Taobao mulai dibangun oleh para pendiri, termasuk Jack Ma. Handstand di Alibaba dilakukan bersama-sama. Lantas, apa tujuannya?

Ketika handstand, posisi kepala akan berada di bawah, sedangkan posisi kaki akan ada di atas. Dengan hal itu, para karyawan diharap bisa melihat dunia atau satu hal dari sisi lain.

3. Karyawan memperoleh tanda kasih, dari pin hingga cincin emas

Setelah setahun bekerja, karyawan Alibaba akan mendapatkan pin dengan logo perusahaan. Memasuki tahun ketiga, tanda kasihnya berbentuk liontin batu giok dengan logo yang sama.

Nah, di tahun kelima, karyawan akan memperoleh cincin emas 18 karat loh! Kualitas itu menunjukkan, 70-75% unsur dari cincin itu merupakan emas murni dan dapat dijual seharga Rp330 ribu per gram, sesuai kurs Kamis (14/11/2019).

4. Perayaan Ali Day pada 10 Mei

Pada Mei 2003, China diserang wabah SARS. Hampir seluruh perusahaan menghentikan operasionalnya karena imbauan tak boleh keluar rumah dari pemerintah. Semua, tapi mungkin hal itu tak berlaku bagi Alibaba.

Di tengah krisis virus, para karyawan masih berupaya menyelesaikan masing-masing tugas dari rumahnya, bahkan hingga meminta bantuan keluarga. Sejak saat itu, 10 Mei selalu diperingati sebagai Ali Day sebagai apresiasi seluruh karyawan dan keluarganya.

Pada Ali Day, 102 pasangan yang baru menikah diundang ke kampus untuk merayakan pernikahan mereka. Jack Ma, pendiri Alibaba Group, kerap kali hadir untuk memberikan sepatah dua patah kata bijak dan memberi selamat kepada para pasangan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA