Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Awak Media Beri Masukan Metode Sosialisasi Empat Pilar MPR

Kamis 14 Nov 2019 16:55 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Kepala Biro Humas MPR Siti Fauziah (kanan) dan Plt Kabag Pemberitaan Biro Humas MPR Budi Muliawan dalam Media Expert Meeting, di Jakarta, Rabu (13/11) malam.

Kepala Biro Humas MPR Siti Fauziah (kanan) dan Plt Kabag Pemberitaan Biro Humas MPR Budi Muliawan dalam Media Expert Meeting, di Jakarta, Rabu (13/11) malam.

Foto: mpr
Media memberikan apresiasi kepada MPR.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Awak media memberikan masukan kepada MPR terkait metode sosialisasi Empat Pilar. Plt. Kepala Bagian Pemberitaan, Hubungan Antarlembaga dan Layanan Informasi Humas Setjen MPR, Budi Muliawan meminta masukan mendapat, dan saran dari para awak media agar dalam layanan berikutnya bisa sempurna.

“Apakah layanan kami sudah tepat, apa yang perlu diperbaiki, agar layanan berikutnya menjadi sempurna," ucap dia dalam ‘Media Expert Meetting’, Rabu (13/11).

MPR berjanji akan lebih membuka akses peliputan kepada para wartawan yang menghubungkan sepuluh pimpinan. “Seiring perjalanan waktu, para pimpinan akan banyak acara sehingga dapat menjadi berita”, ucapnya. Dirinya juga sepakat dengan para wartawan agar berita yang ada tidak monoton. Untuk itu metode sosialisasi yang dilakukan oleh MPR periode ini akan lebih banyak dan variatif. “Kita akan mengadakan netizen gathering dengan netizen serta sosialisasi menggunakan metode Kelompencapir," kata Budi.

Apa yang disampaikan oleh Budi Muliawan dibenarkan oleh Kabiro Humas Setjen MPR, Siti Fauziah. Media expert meeting ini untuk melakukan evaluasi kinerja yang telah dilakukan.

“Di tahun 2020 akan lebih banyak sidang yang dilakukan oleh MPR," ucap dia.

Dengan mendapat masukan maka Siti Fauziah yakin pelaksanaan sidang berikutnya akan lebih baik apalagi Pimpinan MPR Periode 2019-2024 ada 10 orang. Siti mengatakan dalam sidang-sidang di tahun 2019, layanan yang diberikan oleh Humas MPR beda dengan sebelumnya.

Pada tahun ini proses pendaftaran melalui online. Id card yang diberikan kepada wartawan yang telah diverifikasi pun ada barcode sehingga ketertiban proses peliputan menjadi lebih terjaga.

Acara itu mendapat sambutan antusias dari para wartawan. Satu persatu para awak media memberikan masukan, pendapat, saran, bahkan kritik. Diakui oleh mereka acara yang telah berlangsung itu berjalan dengan sukses.

“Akses peliputan kepada wartawan mudah, tak ada kesulitan," ujar Sunadi dari Koran Jakarta.

Pengurus Koordinatoriat Wartawan Parlemen, Aen. Menurutnya, Humas MPR telah melakukan kerja sama dengan wartawan parlemen yang rutin menggelar Diskusi Empat Pilar MPR. “Setiap Senin dan Jumat," ucap dia.


Baca Juga

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
Terpopuler