Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

BRI Syariah Targetkan Penyaluran KUR 2020 Capai Rp 3 Triliun

Kamis 14 Nov 2019 16:26 WIB

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Nidia Zuraya

Petugas melayani nasabah di salah satu kantor cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah, Jakarta, Kamis (20/3).

Petugas melayani nasabah di salah satu kantor cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah, Jakarta, Kamis (20/3).

Foto: Republika/Adhi Wicaksono
Tahun ini BRI Syariah mendapatkan alokasi plafon KUR sebesar Rp 1,5 triliun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- BRI Syariah menargetkan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) syariah pada tahun 2020 mencapai Rp 3 triliun atau naik 100 persen dibanding target 2019 sebesar Rp 1,5 triliun. Peningkatan alokasi plafon KUR syariah itu lantaran peminat KUR syariah diyakini bakal terus berkembang.

Direktur Utama BRI Syariah, Ngatari mengatakan, pihaknya berani mengajukan kenaikan plafon KUR syariah kepada pemerintah karena mendapatkan penambahan aset. Adapun, penambahan aset BRI Syariah berasal dari aset miliki BRI Aceh yang nilainya mencapai Rp 11,5 triliun.

"Tahun ini kami dapat plafon Rp 1,5 triliun, tahun depan kami ajukan naik menjadi Rp 3 triliun," kata Ngatari dalam Indonesia Sharia Economic Festival di Jakarta Convention Center, Kamis (14/11).

Ia menjelaskan, hingga Oktober 2019, BRI Syariah telah merealisasikan penyaluran KUR Syariah sebesar Rp 1,3 triliun atau 86 persen dari target Rp 1,5 triliun. Menurut Ngatari, target Rp 1,5 triliun pasti tercapai hingga akhir Desember mendatang.

Direktur Ritel Bank BRI Syariah, Fidri Arnaldy, mengatakan, Penyaluran KUR syariah, lanjut Fidri, turut memberi kontribusi positif terhadap pertumbuhan pembiayaan mikro oleh BRI Syariah. Tercatat, pembiayaan segmen mikro BRI Syariah tumbuh sebesar 6,86 persen pada posisi September dibandingkan Juni 2019.

Pada hari yang sama, pihaknya menandatangani kerja sama dengan Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Barekra) untuk perluasan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbasis syariah. Lewat perjanjian yang disepakati, diatur mengenai hal-hal yang akan memaksimalkan penyaluran KUR syariah kepada ekonomi kreatif.

Pihaknya mengatakan, perseroan berkomitmen untuk memberikan akses permodalan syariah sebagai tindak lanjut dari program pemerintah.

"Sebagai salah satu bank syariah yang ditunjuk pemerintah sebagai bank penyalur KUR, BRI Syariah berupaya agar target pemerintah tercapai. Dari kerjasama ini maka kita akan mendapat rekomendasi serta informasi UMKM kreatif yang perlu mendapatkan pembiayaan,” kata Fidri.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA