Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Airlangga Ingin Koperasi Fokus Lakukan Transformasi SDM

Kamis 14 Nov 2019 13:59 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Airlangga Ingin Koperasi Fokus Lakukan Transformasi SDM. (FOTO: Antara)

Airlangga Ingin Koperasi Fokus Lakukan Transformasi SDM. (FOTO: Antara)

Airlangga ingin koperasi ada strategi bisnis di era industri 4.0 dan ekonomi digital.

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan perlunya transformasi Koperasi di Indonesia melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui kebijakan vokasi. Hal ini penting agar koperasi bisa kreatif dan inovatif dalam menjalankan strategi bisnis di era industri 4.0 dan ekonomi digital.

"Salah satu sasaran dari arah pengembangan SDM Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah peningkatan jumlah anggota koperasi aktif," ujar Airlannga dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/11/2019).

Baca Juga: Penguatan Koperasi di Tengah Kapitalisme

Untuk mendorong keberhasilan dari pengembangan SDM koperasi tersebut, menurutnya, ada beberapa upaya yang perlu dilakukan. Pertama, dengan meningkatkan pelatihan perkoperasian secara masif. Kedua, sertifikasi kompetensi untuk pengelola koperasi. Ketiga, bimbingan teknis dan pendampingan penyusunan strategi bisnis hingga pemasaran. Keempat, pengenalan koperasi mulai dari pendidikan dasar. Kelima, mendorong digital literasi, kreativitas, dan inovasi.

Data mencatat, jumlah koperasi berskala mikro, kecil, dan menengah ada sebanyak 116.923 unit (99,64%). Angka tersebut didominasi oleh koperasi skala usaha mikro sebanyak 88.484 unit atau sekitar 75,40%.

Airlangga mengatakan kontribusi koperasi terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) pada lima tahun terakhir pun terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2014 sebesar 1,71% dan pada tahun 2018 sebesar 5,1%.

"Itu merupakan salah satu indikator keberhasilan program transformasi koperasi. Ke depan, peran koperasi dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat diharapkan akan makin besar," ucapnya.

Kemudian, berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, dari lima jenis koperasi secara keseluruhan terdapat 210.796 unit koperasi, yang terdiri dari koperasi aktif sebanyak 121.235 unit dan koperasi tidak aktif sebanyak 89.561 unit.

Koperasi aktif yang telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) selama tahun 2018 ada 39.562 unit (32,63%). Hal ini perlu menjadi perhatian bersama untuk mengupayakan agar koperasi bisa aktif kembali dan memiliki daya saing dalam menuju Indonesia Maju. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA