Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Sunday, 18 Rabiul Akhir 1441 / 15 December 2019

Usai Hina Facebook, Bos Twitter Puji Instagram Hilangkan Fitur 'Like'

Kamis 14 Nov 2019 13:36 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Usai Hina Facebook, Bos Twitter Puji Instagram Hilangkan Fitur 'Like'. (FOTO: CNBC)

Usai Hina Facebook, Bos Twitter Puji Instagram Hilangkan Fitur 'Like'. (FOTO: CNBC)

Bos Twitter memang pandai memainkan perang psikologi dengan Facebook

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -- Kabar mengenai CEO Twitter Jack Dorsey menghina logo baru Facebook belum lama ini beredar. Selain itu, Dorsey juga sempat menyindir CEO Facebook Mark Zuckerberg yang mengungkapkan perusahaannya tidak akan menghilangkan iklan politik karena kebebasan berekspresi.

Kontras dengan hal itu, saat ini Dorsey tidak segan-segan memuji langkah Instagram yang tak lain adalah milik Facebook untuk menghilangankan fitur like pada aplikasinya.

Baca Juga: Nyinyir Terus! Bos Twitter Ejek Logo Baru Facebook

Dorsey memujinya dalam cuitan di akun Twitter pribadinya. Dorsey telah me-retweet tweet Adam Mosseri dan menambahkan komentar, 'Langkah Bagus'.

Memang belum menyeluruh, langkah Instagram ini tengah diuji coba di sejumlah negara. Tidak lama lagi, fitur ini akan segera diuji di Amerika Serikat.

Baca Juga: Twitter Stop Iklan Politik, Bos Facebook: Alasan Kami Bukan Uang

Untuk diketahui, langkah Instagram menghilangkan informasi jumlah like lantaran fitur telah dijadikan tolok ukur kepopuleran seseorang di Instagram.

Beberapa studi juga menyebutkan hal tersebut bisa berdampak pada mental seseorang. Pengguna Instagram menggunakan banyaknya like untuk membanding-bandingkan dirinya dengan yang lain.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA