Senin, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 Januari 2020

Senin, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 Januari 2020

Modern Industrial Estat dan 4 Bank Syariah Jalin Kerja Sama

Kamis 14 Nov 2019 10:15 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Friska Yolanda

ModernCikande Industrial Estate (MCIE) mengembangkan kawasan industri halal pertama di Indonesia.

ModernCikande Industrial Estate (MCIE) mengembangkan kawasan industri halal pertama di Indonesia.

Foto: ModernCikande Industrial Estate
Kerja sama ini untuk mendorong pengembangan lahan industri halal di Serang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Modern Industrial Estat, anak perusahaan PT Modernland Realty Tbk, menjalin kerja sama dengan 4 Bank Syariah yakni Bank Mandiri Syariah, BRI Syariah, BNI Syariah, dan Bank Muamalat Indonesia. Kerja sama dilakukan untuk mendorong pengembangan lahan industri halal bernama Modern Halal Valley (500 hektare) di Modern Cikande Industrial Estate (MCIE), Serang, Banten.

Pada kesempatan yang sama, perusahaan juga melakukan kerjasama dengan Barakah Taiwan Halal Hub yang merupakan sebuah kawasan yang memproduksi produk-produk halal terbesar di Taiwan. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kedua kerja sama dilakukan disela-sela event Internasional Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-6 yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) bersama Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (13/11).  

Direktur Utama PT Modern Industrial Estat, Pascall Wilson, mengatakan, kerja sama dengan perbankan syariah merupakan salah satu cara membentuk suatu ekosistem halal di Indonesia. “Melalui kerja sama ini, pembiayaan kawasan halal dapat terakomodasi dengan baik karena para investor dapat lebih nyaman berinvestasi di kawasan industri halal,” ujar Pascall dalam keterangan tertulis.

Lebih lanjut Pascall mengatakan, tujuan yang ingin di capai dari kerja sama dengan perbankan syariah yakni antara lain menciptakan sinergi terkait dengan meningkatkan pertumbuhan industri halal di Indonesia melalui pembiayaan dari perbankan syariah. Kerja sama mencakup pemanfaatan produk-produk dan jasa perbankan syariah. 

"Konsumen dapat memanfaatkan produk perbankan syariah guna memperlancar pembiayaan ataupun pemanfaatan jasa perbankan lainnya yang ke depannya akan memudahkan konsumen untuk mengembangkan usahanya,” jelas Pascall. 

Sementara alasan yang mendasari dilakukannya kerja sama dengan Barakah Taiwan Halal Hub, sebut Pascall lebih karena kawasan halal Taiwan merupakah satu kawasan halal terbesar di Asia dan banyak beroperasi industri yang menghasilkan produk-produk halal dan menjadi komoditas utama di Taiwan. 

“Salah satu tujuan dari bekerja sama dengan kawasan halal di Taiwan karena kawasan halal tidak bisa berdiri sendiri. Harus saling terkait satu dengan lainnya sehingga ketersediaan produk halal di pasar dalam negeri dan internasional dapat tercukupi,” ujar Pascall.

Terkait kelanjutan pengembangan kawasan Modern Halal Valley di ModernCikande Industrial Estate, Pascall Wilson menjelaskan bahwa saat ini masih dalam tahap pembangunan insfrastruktur jalan serta gedung pendukung lainnya. “Untuk pemanfaatan lahan bagi tenant industri halal akan siap di semester ke-3 di tahun 2020.

Saat ini yang akan di tawarkan PT Modern Industrial Estat di kawasan pengembangan Modern Halal Valley berupa kavling industri untuk produk makanan dan minuman, obat-obatan, kosmetika, dan tidak menutup kemungkinan bagi jenis industri lain yang berkaitan dengan produk turunan halal. Ke depannya gudang logistik, ruko serta perumahan dan dryport akan segera dibangun di kawasan halal.

Modern Halal Valley, merupakan sebuah kawasan industri halal pertama dan terbesar di Indonesia seluas 500 hektare yang dikembangkan didalam kawasan Modern Cikande Industrial Estate. Dikembangkan dengan mengusung konsep lahan hijau. Bisa dibilang, Modern Halal Valley adalah generasi terbaru dari pengembangan kawasan industri modern yang memenuhi standar tertinggi dalam memenuhi standarisasi halal, keamanan pangan, dan kelestarian lingkungan. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA