Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Greta Thunberg Pulang ke Eropa

Kamis 14 Nov 2019 04:44 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Indira Rezkisari

Greta Thunberg melambaikan tangannya di atas kapal katamaran La Vagabonde saat berlayar keluar dari Salt Ponds di Hampton, Virginia, Amerika, Rabu (13/11).

Greta Thunberg melambaikan tangannya di atas kapal katamaran La Vagabonde saat berlayar keluar dari Salt Ponds di Hampton, Virginia, Amerika, Rabu (13/11).

Foto: The Virginian Pilot via AP
Greta Thunberg berlayar menuju Eropa untuk mampir di Spanyol.

REPUBLIKA.CO.ID, HAMPTON -- Aktivis lingkungan Greta Thunberg akan pulang ke Eropa. Greta kembali dengan mengarungi samudera Atlantik untuk kedua kalinya dalam beberapa bulan terakhir. Gadis berusia 16 tahun itu pun meninggalkan Amerika Serikat (AS) dengan pesan sederhana.

"Pesan saya ke rakyat Amerika sama seperti ke semua orang, yakni bersatu mendukung sains dan bertindak atas sains," kata Thunberg kepada The Guardian, Rabu (13/11).

Aktivis asal Swedia itu menarik jutaan anak sekolah untuk ikut bergabung dengannya. Menggelar mogok sekolah pada hari Jumat demi menuntut pemimpin-pemimpin di seluruh dunia bertindak lebih banyak dalam mengatasi pemanasan global.

"Kami harus menyadari ini adalah krisis, dan kami harus melakukan apa yang dapat sekarang kami lakukan untuk menyebarkan kesadaran tentang hal ini dan untuk menekan orang-orang yang berada di kursi kekuasaan, dan terutama, AS akan segera pemilihan umum, dan sangat penting bagi semua orang bisa memilih, untuk memilih," kata Thunberg.

Kini ia berlayar ke Madrid, Spanyol, setelah batal menghadiri negosiasi perubahan iklim internasional di Cile. Negeri Amerika Latin diterpa gejolak politik.

Thunberg kembali ke Eropa dengan perahu katamaran bersama Riley Whitelum dan Elayna Carausu, pasangan selebritas YouTube yang berlayar dengan bayi mereka. Perahu yang ditumpangi Thunberg menggunakan tenaga surya dan turbin air.  

Mereka akan berlayar dari Hampton, Virginia, AS. Berjalanan menuju Eropa akan memakan waktu selama berminggu-minggu tergantung cuaca. Thunberg meminta tumpangan ke Spanyol di media sosial dan ia hanya mendapatkan beberapa respons karena akhir tahun.

"Kami telah melihat indahnya planet ini dengan mata kepala sendiri dan berpikir harus ada sesuatu yang kami lakukan untuk melindunginya, ini sesuatu yang lebih kami perhatian sejak kami memiliki anak," kata Whitelum dalam pernyataanya.  

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA