Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

BMKG: Sebagian Wilayah Jatim Berpotensi Hujan Deras

Selasa 12 Nov 2019 21:39 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Ruang pengawasan BMKG (ilustrasi)

Ruang pengawasan BMKG (ilustrasi)

Foto: Antara Foto
Sebagian wilayah di Jatim berpotensi terjadi hujan deras pada sore dan malam.

REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Juanda di Sidoarjo Jawa Timur memperingatkan jika sebagian wilayah kabupaten kota di Jatim berpotensi terjadi hujan deras pada sore dan malam hari.

Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda Teguh Tri Susanto di Sidoarjo, Selasa mengatakan jika potensi hujan deras itu juga dibarengi dengan potensi angin kencang yang bisa terjadi secara cepat.

"Peringatan dini kami keluarkan terkait dengan potensi terjadinya hujan deras dengan disertai angin kencang di sejumlah wilayah di Jawa Timur," katanya.

Ia menjelaskan, pada sore hari ini masih berpotensi terjadinya hujan deras disertai dengan angin kencang di wilayah Jatim.

"Di antaranya berada di Bangkalan, Sampang, Tuban dan juga Bojonegoro," ucapnya.

Kemudian, kata dia, potensi itu bisa meluas ke wilayah Sumenep, Ngawi, Magetan dan juga Jember," ujarnya.

Ia juga mencatat beberapa wilayah Jawa Timur yang terjadi angin kencang itu berpotensi terjadinya bencana alam, sehingga mengakibatkan sebagian bangunan mengalami kerusakan akibat angin kencang.

"Untuk itu, kepada masyarakat diharapkan bisa mewaspadai terjadinya potensi bencana alam itu," katanya.

Pihaknya juga meminta kepada masyarakat supaya tidak berada di bawah pohon besar saat terjadi hujan, karena kalau terjadi hujan deras maka pohon tersebut berpotensi roboh dan bisa mengenai seseorang yang sedang berteduh di bawah pohon.

"Intinya masyarakat harus lebih berhati-hati jika sedang terjadi hujan deras pada saat peralihan musim dari kemarau ke musim hujan saat ini," ujarnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA