Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

PUPR Siapkan Rp 44 Miliar Tata Tanjung Kelayang

Selasa 12 Nov 2019 07:41 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Ani Nursalikah

Kunjungan Menteri Pariwisata Arief Yahya ke Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Kelayang di Belitung, Senin (29/10). Dokumentasi

Kunjungan Menteri Pariwisata Arief Yahya ke Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Kelayang di Belitung, Senin (29/10). Dokumentasi

Foto: Biro Humas Kementerian Pariwisata
Basuki mengharapkan mampu menciptakan ruang publik sesuai dengan karakteristik lokal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan dana Rp 44,2 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun jamak 2018-2019 untuk menata Tanjung Kelayang, Bangka Belitung.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur dilakukan secara terpadu untuk menunjang pengembangan kawasan strategis nasional. "Ini termasuk pariwisata, lumbung pangan, industri, perdesaan, dan perkotaan metropolitan," kata Basuki, Senin (11/11).

Pemerintah sudah menyusun 10 Bali baru sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) melalui Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016. Dia menjelaskan, pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN meliputi penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku, dan air bersih. Begitu juga dengan pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur.

Pada 2018, Basuki memastikan Kementerian PUPR telah menyelesaikan penataan dan pembangunan kawasan wisata Pantai Tanjung Kelayang dengan total anggaran Rp 22 miliar. Hal tersebut mencakup pembuatan taman termasuk landmark berupa perahu kayu bertuliskan Welcome Belitung yang menjadi ikon baru Pantai Tanjung Kelayang, peningkatan jalur pedestrian, pembangunan toilet disabilitas, mushala, kolam pasir, arena ketangkasan, meja dan tempat duduk, serta jalur tangga menuju pantai.

Dengan kegiatan penataan kawasan wisata Pantai Tanjung Kelayang di lahan seluas 4.879 meter persegi tersebut, Basuki mengharapkan mampu menciptakan penataan ruang publik yang sesuai dengan karakteristik dan kearifan lokal budaya daerah. "Ini melalui berbagai macam strategi. Saat ini seluruh pekerjaan fisik sudah selesai 100 persen," ujar Basuki.

Selanjutnya pada 2019, Kementerian PUPR sedang melakukan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 20 liter per detik dengan anggaran Rp 14,2 miliar. Begitu juga dengan jaringan persiapan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kawasan Tanjung Batu, Belitung dengan anggaran Rp 8 miliar.

Sebagai salah satu KSPN dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Pantai Tanjung Kelayang yang berada di Kampung Laskar Pelangi mempunyai pesona keindahan yang lengkap. Pantai berpasir putih, lautan biru jernih dan dihiasi puluhan batu granit raksasa menjadi daya tarik tersendiri. Bahkan, susunan batu granit tersebut ada yang bentuknya tampak mirip dengan Kepala Burung Garuda.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA