Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Erick Thohir Sambut Positif Putusnya Garuda-Sriwijaya

Senin 11 Nov 2019 19:29 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Nidia Zuraya

Menteri BUMN Erick Thohir.

Menteri BUMN Erick Thohir.

Foto: Republika/Prayogi
Garuda masih memiliki Citilink sebagai anak usaha yang menangani segmen pasar berbeda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambut positif putusnya kemitraan antara Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Group sejak pekan lalu. Erick menilai, pisahnya Garuda dan Sriwijaya justru menghindarkan praktik oligopoli dalam industri penerbangan nasional.

Sebelumnya, kemitraan Garuda dengan Sriwijaya memang membentuk dua raksasa penguasa industri penerbangan, bersama Lion Air Group. "Ya alhamdulillah bagus kan. Kan bagus dengan industri penerbangan yang tidak oligopoli adanya persaingan bagus dan kalau Sriwijaya ingin berdiri sendiri ya saya rasa Garuda lebih senang," kata Erick seusai menghadiri rapat terbatas di Istana, Senin (11/11).

Erick menambahkan, Garuda Indonesia masih memiliki Citilink sebagai anak perusahaan yang menangani segmen pasar berbeda. Menurut dia, persoalan yang tersisa saat ini adalah pemeriksaan terkait utang Sriwijaya yang masih ditangani oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). 

"Saya rasa itu harus kita hormati ya. Terpenting bagaimana kita menyelesaikan tentu masalah utang yang akan diperiksa oleh BPKP untuk dari Sriwijaya. Kan mereka harus selesaikan gimana utangnya," katanya.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA