Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Pemahaman Dunia Kerja Harus Diberikan Sejak Dini pada Anak

Sabtu 16 Nov 2019 10:09 WIB

Red: Ani Nursalikah

Sejumlah pelajar SMA.

Sejumlah pelajar SMA.

Foto: Antara/Yusuf Nugroho
Anak yang diberi wawasan, begitu lulus sekolah bisa menentukan tujuan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemahaman akan dunia kerja perlu diberikan sejak dini agar siswa bisa fokus mempelajari hal yang menunjang cita-citanya. "Dengan mempelajari sejak dini, mereka bisa belajar hal yang menunjang cita-cita mereka, dan begitu lulus sekolah bisa menentukan tujuan dan arah mau kemana," ujar Pimpinan Sekolah Global Sevilla, Michael Thia, pekan lalu.

Dia menjelaskan, sebagian besar siswa masih bingung mau melanjutkan pendidikan tinggi kemana setelah lulus sekolah menengah. Hal tersebut terjadi karena tidak adanya pandangan yang diberikan saat sekolah.

Oleh karena itu, ia rutin menggelar "Career Day", dengan menghadirkan sejumlah profesional sebagai narasumber. Tujuannya membuka wawasan para siswa tentang profesi dan dunia kerja yang akan dihadapi pada masa mendatang.

"Kami ingin membuka pandangan dan pemikiran para siswa tentang profesi-profesi yang ada di dunia kerja," kata dia.

Michael juga menambahkan para siswa harus peduli dan harus mengenali hasratnya atau ketertarikannya di masa yang akan datang. Hal itu akan membantu siswa dalam menentukan program studi dan perguruan tinggi jika ingin melanjutkan ke jenjang perkuliahan.

Sejumlah profesional hadir dalam acara tersebut, seperti Kepala Keuangan Lazada Indonesia Anastasia Natalia Wibowo, Wakil Presiden dan Penasihat Umum PT Chevron Pacific Indonesia Debbie Maya Chastity, ahli pendidikan dan pembangunan internasional Laetitia Lemaistre, Direktur Utama PT Warna Langit Indonesia Ratih Citra Sari, dan Direktur Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya.

Michael berharap dari cerita dan kisah dari para narasumber dapat memberikan inspirasi bagi para siswa agar mereka semakin yakin menatap masa depan mereka masing-masing. "Jadi anak-anak tidak hanya berpikir dan membayangkan suksesnya saja, tapi mereka juga harus mendengar bagaimana prosesnya untuk menuju kesuksesan itu," kata Michael.

Salah satu narasumber, Yunarto Wijaya, mengatakan kesuksesan diawali dari bagaimana seseorang mengenal ketertarikan.Sejak lulus kuliah dirinya sempat bekerja di bidang perbankan. Namun, karena disadari dunia perbankan bukanlah menjadi ketertarikannya, maka profesi tersebut pun ditinggalkannya dan kemudian fokus terjun ke profesi yang bersinggungan dengan politik.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA