Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Anggota DPR Pertanyakan Isu Papua ke Prabowo

Senin 11 Nov 2019 15:25 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Ratna Puspita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (11/11).

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (11/11).

Foto: Republika/Prayogi
Persoalan Papua dan Papua Barat bukan hanya keamanan, melainkan juga kesejahteraan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Isu Papua menjadi salah satu bahasan yang dipertanyakan sejumlah anggota DPR RI kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam rapat antara Kemenham dan Komisi I DPR RI, Senin (11/11). Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS Jazuli Juwaini menanyakan soal misionaris yang diterbangkan ke Papua.

Baca Juga

Ia khawatir dengan adanya misi terselubung di balik misi penyebaran agama yang dilakukan para misionaris tersebut. "Otoritas sulit mengecek atas nama misionaris, bukan persoalan sebar agama tapi yg dikahwatirkan atas nama misionaris bawa agenda tersendiri, itu bisa jadi," ujar Ketua Fraksi PKS di DPR RI dalam rapat. 

Karena itu, Jazuli pun mengusulkan pada Prabowo untuk menambahkan prajurit. Di samping itu, ia meminta otoritas memperketat pengawasan atas misionaris tersebut.

"Pihak otoritas bisa cek, bicara agama tidak masalah, tapi kalau atas nama misionaris bikin ulah, tidak boleh dibiarkan," ujar dia. 

Anggota Komisi I dari Fraksi Gerindra, Sugiono menyebut, persoalan Papua dan Papua Barat bukan hanya soal keamanan, melainkan juga soal kesejahteraan rakyat. Ia pun meminta Kemenhan bersinergi dengan Kementerian lainnya untuk menyelesaikan konflik dk Papua. 

Selain itu, Sugiono juga meminta Prabowo untuk memperhatikan nasib prajurit yang ditempatkan di Paoua. "Prajurit di Papua, mereka butuh satu postur teritorial yang besar karema luas medan dan situasi di sana. Berkaitan anggaran, perlu peningkatan uang kesejahteraan," ujar dia menambahkan. 

Prabowo tidak memberikan jawaban secara langsung pada laea anggora. Jawaban Prabowo kemudian di sampaikan dalam kelanjutan rapat yang digelar secara tertutup, setelah awalnya rapat tersebut digelar terbuka. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA