Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Jembatan Lengkung LRT Jabodebek Raih Penghargaan MURI

Senin 11 Nov 2019 10:32 WIB

Rep: M Nursyamsi/ Red: Friska Yolanda

Lintasan sinar lampu mobil berpadu dengan lansekap kota malam hari di antara proyek pembangunan LRT di HR Rasuna Said Jakarta.

Lintasan sinar lampu mobil berpadu dengan lansekap kota malam hari di antara proyek pembangunan LRT di HR Rasuna Said Jakarta.

Foto: Prayogi/Republika
Jembatan box beton lengkung ini terpanjang dan radius terkecil di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta (ANTARA) -- PT Adhi Karya (Persero) Tbk meraih dua rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk pembangunan jembatan bentang long span (bentang panjang) Kuningan pada proyek LRT Jabodebek. Jembatan bentang itu berada di persimpangan Jalan HR Rasuna Said dan Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Dua rekor itu yakni Rekor Jembatan Kereta Box Beton Lengkung dengan Bentang Terpanjang dan Radius Terkecil di Indonesia. Selain itu, Rekor Pengujian Axial Statistic Loading Test pada Pondasi Bored Pile dengan Beban Terbesar di Indonesia.

Penyerahan rekor dilakukan langsung oleh Pendiri MURI Jaya Suprana kepada Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Budi Harto di Jakarta, Senin (11/11). Ini bersamaan dengan pengecoran terakhir jembatan lengkung bentang panjang Kuningan.

"Terima kasih MURI, semoga pemberian penghargaan ini memberi semangat bagi para 'engineer' milenial kami dalam menatap tantangan ke depan," kata Budi Harto.

Budi menilai proyek LRT merupakan kebanggaan Indonesia lantaran dirancang oleh insinyur lokal yaitu Dina. Budi menyampaikan karya Dina menyisihkan rancangan konsultan dari Perancis.

Akhirnya srikandi Indonesia, ibu Dina kita pilih," ujar Budi. 

Jembatan lengkung bentang panjang yang dibangun dengan metode "balanced cantilever" itu memiliki tipe box girder dengan radius lengkung 115 meter. Panjang bentang utama 148 meter dan beban pengujian pondasi seberat 4.400 ton.

Budi Harto menuturkan besi beton yang digunakan untuk pembangunan jembatan lengkung diperkirakan dua kali berat Boeing 330. Sementara wire strand yang digunakan jika dibentangkan bisa sepanjang Jakarta-Bandung.

"Keistimewaan jembatan lengkung bentang panjang ini yang membuat masuk dalam rekor MURI," kata Budi.

Progres pembangunan LRT Jabodebek secara keseluruhan telah mencapai 67,3 persen. Rinciannya, yaitu lintas Cawang-Dukuh Atas 53,8 persen, Cawang-Bekasi Timur 60,5 persen dan Cawang-Cibubur 86,2 persen.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA