Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

UMP Tawarkan 10 Beasiswa untuk Pelajar Palestina

Senin 11 Nov 2019 04:00 WIB

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Dwi Murdaningsih

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Foto: blogspot.com
Mahasiswa Palestina bisa kuliah di UMP tanpa memikirkan biaya maupun biaya hidup.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) akan memberikan beasiswa bagi 10 pelajar asal Palestina yang ingin kuliah di UMP. Hal itu ditawarkan Rektor UMP Anjar Nugroho saat menerima kunjungan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair SM Al Shun, Jumat (8/11).

''Pemberian beasiswa ini merupakan bentuk komitmen UMP untuk membantu masyarakat Palestina memajukan negerinya,'' ucap Rektor.

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara UMP dan Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia. ''Isi kerja sama, antara lain berupa pemberian bagi pelajar Palestina untuk melanjutkan studi di UMP,'' kata dia.

Beasiswa yang diberikan, menurut Anjar, berupa  beasiswa penuh dari UMP. Dengan demikian, mahasiswa bisa kuliah tanpa memikirkan biaya kuliah maupun biaya hidup.

Rektor menjelaskan, UMP merupakan salah satu dari 174 Perguruan Tinggi  Muhammadiyah yang ada di Indonesia. ''Sebagai eksponen dari Muhammadiyah, kita harus membantu apa yang dibutuhkan Palestina,'' katanya.

Rektor juga merencanakan untuk mengunjungi Palestina pada akhir tahun 2019 ini. ''Kebetulan akhir bulan Desember besok, kita ada agenda ke Turki dan Lebanon. Nanti kita rencanakan untuk sekalian mengunjungi Palestina,'' katanya.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama Jebul Suroso, menjelaskan UMP saat ini memiliki 11 fakultas dengan lebih dari 40 program studi. Prodi yang dapat diikuti mahasiswa asing, antara lain Prodi Pendidikan Bahasa Ingris, Sastra Ingris, Farmasi, S2 Pendidikan Bahasa Ingris dan S2 Manajemen.

''Kita akan biayai pelajar Palestina yang akan kuliah di UMP secara penuh. Insya Allah, untuk jurusan tersebut sudah siap dengan penutur asingnya,'' ujar dia.

Dubes Palestina Zuhair SM Alshun menyebutkan, kunjungan ke UMP dimaksudkan untuk mendapatkan dukungan kemerdekaan Palestina dalam bidang pendidikan. ''Kita memang berharap mendapat banyak dukungan dari UMP. Baik dukungan untuk kemerdekaan ataupun aspek lain seperti politik dan ekonomi sosial,'' kata dia.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA