Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Dorong Bisnis, Tribelio Kenalkan Platform Berbasis Komunitas

Ahad 10 Nov 2019 08:28 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Tribelio Dorong Pelaku Usaha Tingkatkan Bisnis Melalui Platform Berbasis Komunitas. (FOTO: Agus Aryanto)

Tribelio Dorong Pelaku Usaha Tingkatkan Bisnis Melalui Platform Berbasis Komunitas. (FOTO: Agus Aryanto)

Tribelio dorong pelaku usaha tingkatkan bisnis melalui platform berbasis komunitas

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -- Jumlah entrepreneur di Indonesia terus meningkat setiap tahun. Data Entrepreneurship Global Index 2018 menunjukkan indeks kewirausahaan di Indonesia sudah mencapai 3,1%. Bahkan, di tahun 2019 ini, jumlahnya diperkirakan akan mencapai 5% dari total jumlah penduduk.

Peningkatan tersebut lantaran banyak pebisnis baru, terutama kaum muda yang terjun ke dunia usaha. Industri atau sektor yang ditekuni oleh para entrepreneurship ini pun semakin berkembang, mulai dari sektor padat karya hingga ke industri kreatif. Namun, dengan tantangan bisnis yang semakin kompleks, tidak sedikit dari pelaku bisnis ini terkendala dalam meningkatkan bisnis dan potensi bisnis yang mereka miliki.

Denny Santoso, seorang Serial Entreperenur dan Digital Marketer Indonesia meluncurkan sebuah platform Tribelio, sebuah All in One Community Management Platform untuk membantu orang-orang yang ingin membangun dan mengelola komunitas, dan memperoleh pendapatan dari keberadaan komunitas dalam bisnis mereka tersebut.

Baca Juga: wartaekonomi.co.id/read255789/meningkatkan-omzet-bisnis-melalui-komunitas-bersama-tribelio.html">Meningkatkan Omzet Bisnis Melalui Komunitas Bersama Tribelio

Menurut Denny, seperti diketahui, para pelaku bisnis membuat grup komunitas bisnisnya di platform media sosial yang sudah ada di publik. Namun, platform-platform tersebut penggunaannya terbatas. Misalnya saja dalam memasukkan konten, ataupun ketika ingin mengakses database masingmasing member komunitas sangat terbatas aksesnya.

“Dengan Tribelio ini, pengelolaan sepenuhnya ada di tangan si pelaku bisnis itu. Dimana dia sebagai pemilik group, atau biasa kami sebut sebagai Chiefs, dapat mengelolanya secara penuh,” kata Denny Santoso, CEO & Founder Tribelio.com.

Tribelio ini, lanjut Denny, dapat menjadi jawaban untuk kebutuhan entrepreneur, business owner, brand owner, hingga influencers dalam mengelola bisnisnya melalui komunitas. Menurutnya jika komunitas dikelola dengan baik, maka mereka dapat membantu keberlangsungan sebuah bisnis.

Nah dengan platform Tribelio ini diharapkan dapat meningkatkan potensi bisnis dan peningkatan revenue hingga 10 kali,” ujarnya.

Denny menambahkan dengan membangun hubungan yang baik, maka kecil kemungkinan orang untuk tidak menjadi loyal dengan bisnis yang dimiliki oleh Chiefs, karena “People DO NOT refund Relationship, but People do refund Transactions”, artinya ketika good relationship terbangun antara pebisnis dengan customer; influencer dengan follower; brand dengan masyarakat, maka mereka tidak akan mudah berpaling.

Baca Juga: Pendapatan Platform 'Keluh-Kesah' Warganet Alami Lonjakan Penurunan, Segini Jumlahnya!

“Biarpun ada produk diluar sana yang lebih murah misalnya, mereka akan cenderung memilih produk yang ditawarkan oleh sosok yang mereka percaya, walaupun harganya lebih mahal,” terang Denny.

Tribelio yang baru saja soft lauching pada 19 September 2019 lalu, saat ini sudah memilki lebih dari 20000+ pengguna dan tersebar di seluruh Indonesia. Dan pada event #AfterFunnel Worskhop, yang digelar Sabtu (9/11/2019) sudah ada lebih dari 500 peserta yang hadir dan mereka semua adalah para Tribe Chiefs.

“Artinya ada potensi lebih dari 500 orang yang ingin dan bisa menjadi Chiefs. Jika satu orang Chiefs memiliki 100 orang member komunitas, itu artinya akan ada 500 ribu orang yang akan memakai Tribelio. Harapan saya, pengguna Tribelio ini bisa mencapai 1 juta orang hingga tahun depan, sehingga lebih banyak movement for good impact,” kata Denny.

Salah satu orang yang telah memperoleh manfaat dari keberadaan platform Tribelio adalah dr. Arthur Simon. Pria yang berprofesi sebagai dokter kulit dan kecantikan di Kalimantan Timur ini bahkan telah memiliki lebih dari 3.000 member di Tribelio.

Baca Juga: KiosTix Berbagi Kesuksesannya sebagai Digital Entrepreneur

Sosok Arthur yang selalu memberikan motivasi hingga berbagai tips and trick kepada para pasien membuat masyarakat tidak hanya tertolong namun setia mengikuti segala sesuatu hal yang dilakukan oleh dokter Arthur, termasuk membeli produk-produk terbarunya.

Menurut Arthur, para membernya memang percaya akan kredibilitas yang saya bangun, dan ini tidak saya bangun dalam waktu satu atau dua hari. Karena itu sebagai leader atau pemimpin dia harus konsisten dalam memiliki visi juga misi, sehingga para pengikut kita juga memahami tujuan seorang dokter kecantikan tidak hanya jualan produk namun ingin membantu orang lain untuk mencintai dirinya sendiri.

Denny menambahkan, saat ini telah ada beberapa entrepreneur di luar Indonesia yang ingin menggunakan Tribelio agar memudahkan mereka dalam melakukan bisnisnya. Tribelio pun ingin melebarkan sayap ke luar Indonesia untuk membantu orang-orang yang lebih luas lagi dalam mengelola komunitasnya.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA