Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Saturday, 7 Rabiul Awwal 1442 / 24 October 2020

Living Lab Smart City, Cara Telkom Dukung Digitalisasi Kota

Ahad 10 Nov 2019 08:24 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Living Lab Smart City, Cara Telkom Dukung Digitalisasi Kota dan Kabupaten. (FOTO: Sufri Yuliardi)

Living Lab Smart City, Cara Telkom Dukung Digitalisasi Kota dan Kabupaten. (FOTO: Sufri Yuliardi)

Telkom mendukung penuh pelaksanaan Gerakan Menuju 100 Smart City 2019

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -- PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berpartisipasi dan mendukung penuh pelaksanaan Gerakan Menuju 100 Smart City 2019, yang merupakan komitmen perusahaan untuk mewujudkan masyarakat digital.

Direktur Enterprise & Business Service Telkom Bogi Witjaksono mengatakan bahwa Telkom memandang smart city sebagai program strategis untuk mendorong akselerasi pembangunan kota dan kabupaten di Indonesia.

Diketahui, kegiatan yang berlangsung pada 4-6 November 2019 ini turut didukung oleh beberapa entitas anak usaha Telkom Group yang merupakan bentuk sinergi dalam mengusung konsep Smart City Nusantara sebagai program implementasi smart city.

Baca Juga: Tuai Banyak Keluhan Pelanggan, Begini Kronologi Gangguan Internet Telkomsel dan Indihome!

"Smart city adalah program yang sangat krusial karena impactful secara masif, tidak hanya untuk 100 peserta program, tapi juga pada pemerintah daerah lainnya. Oleh karena itu, kesadaran akan pentingnya masterplan smart city menjadi pondasi kuat yang akan dibangun melalui program ini," jelas Bogi dalam keterangan yang diperoleh di Jakarta, (7/11/2019).

Lebih lanjut Bogi menjelaskan, dalam program ini, asesmen faktor kesiapan daerah, guidance intensif, serta pengawalan quick win akan memberikan gambaran umum pada pemerintah daerah mengenai aspek-aspek penting pengembangan smart city lebih dari sekadar faktor teknologi.

Panduan implementasi smart city sudah dilakukan Telkom pada banyak kesempatan, salah satunya melalui Living Lab Smart City Nusantara, sebuah fasilitas yang memberikan panduan dan know-how perihal implementasi smart city bagi para stakeholders, khususnya pemerintah daerah, yang mengembangkannya sejak 2016.

Hal tersebut merupakan wujud komitmen dan dukungan Telkom pada transformasi digital di sektor pemerintah daerah serta untuk mendorong percepatan pemanfaatan teknologi ICT dalam mewujudkan kota dan daerah yang lebih baik.

Living Lab Smart City Nusantara dikembangkan melalui dukungan sinergi Telkom. Stakeholders dapat berkunjung dan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan pengembangan smart city, baik dalam bentuk sharing knowledge, diskusi implementasi hingga inovasi teknis maupun bisnis. 

Hingga kini Living Lab Smart City Nusantara memiliki lebih dari 70 demo solusi smart city dan telah menerima lebih dari 550 kunjungan berbagai pihak dari sektor pemerintah, industri, dan masyarakat.

Salah satu instansi yang memanfaatkan dukungan implementasi smart city dari Telkom adalah Pemerintah Kota Surakarta, dalam hal ini terkait penyediaan layanan e-pajak untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan aset.

Baca Juga: Kolaborasi Telkomsel-Kadin Akselerasi Industri Ekonomi Kreatif melalui Solusi Digital hingga IoT

Telkom meyakini bahwa untuk implementasi smart city yang berkelanjutan, proses dan SDM memegang peranan besar terhadap keberhasilan dan efektivitas implementasi.

Smart City Nusantara mengedepankan assessment painful problem, penentuan prioritas dan tahapan, serta evaluasi atas manfaat implementasi tersebut dengan mempertimbangkan karakteristik kota dan daerah di Indonesia.

"Telkom siap mendampingi daerah-daerah di Indonesia mengimplementasikan smart city yang berkelanjutan dan tepat sasaran. Telkom berharap dapat berkontribusi baik dalam penyelesaian masalah prioritas, peningkatan layanan publik maupun pengembangan sektor unggulan daerah," tutup Bogi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA