Senin, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Senin, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Berkat OYO, Pria Ini Jadi Miliarder di Usia 25 Tahun

Jumat 08 Nov 2019 08:08 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Berkat OYO, Pria Ini Jadi Miliarder di Usia 25 Tahun. (FOTO: Forbes)

Berkat OYO, Pria Ini Jadi Miliarder di Usia 25 Tahun. (FOTO: Forbes)

Hotel budget dengan Brand OYO di India sendiri sudah tersebar di 18.000 lokasi.

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Bisnis hotel OYO saat ini telah tersebar di berbagai negara, salah satunya di Indonesia. Untuk itu, nama OYO sudah familiar di telinga masyarakat Tanah Air. Namun, masih sedikit yang mengetahui tentang pendiri OYO dan perjalanan suksesnya.

OYO didirikan oleh seorang pria asal Gurgaon, India, Ritesh Agarwal. Berkat bisnis hotelnya ini, Agarwal berhasil menjadi miliarder di usia 25 tahun.

Saat ini, Agarwal berhasil mengembangkan OYO di berbagai negara. Hotel budget dengan Brand OYO di India sendiri sudah tersebar di 18.000 lokasi, di China ada 13.000 hotel di 338 kota. Usahanya ini juga telah menyentuh pasar Inggris, Indonesia, Filipina, Uni Emirat Arab, bahkan Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Berkat Tim Baseball, Orang Terkaya di Maryland Ini Kantongi Harta US$5,3 Miliar

Dalam sistem bisnisnya, mitra hotel mempertahankan kepemilikan hotel, sementara OYO memberikan bentuk manajemen, pencitraan merek, standar layanan, dan menjamin tingkat hunian yang lebih tinggi.

Awal memulai bisnis, Agarwal mempresentasikan rencananya kepada perusahaan pendanaan Lightspeed Ventures. Lightspeed Ventures kemudian menyetujui ide tersebut dan menginvestasikan 600 ribu dolar AS sebagai modal awal.

Baca Juga: Hidup Bergelimang Harta, Ini Aset Mewah Para Konglomerat Dunia

Untuk keseluruhan, kini OYO memiliki lebih dari 35.000 hotel di 800 kota dan mempekerjakan 20.000 orang, setengahnya adalah rakyat India.

Selain itu, OYO juga menjaring investor besar lainnya, seperti SoftBank, Sequoia Capital India, Airbnb dan Greenoaks Capital dengan nilai investasi 10 miliar dolar AS.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA