Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Paloh Tetap Jadi Ketum, Nasdem Bantah Regenerasi Mandek

Rabu 06 Nov 2019 16:01 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Teguh Firmansyah

Menkominfo Johnny G Plate usai rapat bersama Komisi I DPR RI, Selasa (5/11).

Menkominfo Johnny G Plate usai rapat bersama Komisi I DPR RI, Selasa (5/11).

Foto: Republika/Arif Satrio Nugroho
Johnny menegaskan regenerasi di nasdem bukan sekadar dilihat di posisi ketum.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Johnny G Plate membantah regenerasi Nasdem tidak berjalan. Hal ini menyusul Surya Paloh yang akan ditetapkan kembali sebagai Ketua Umum Nasdem dalam Kongres II partai yang akan dilakukan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat pada 8 hingga 11 November nanti.

"Regenerasi jangan diartikan dari satu tokoh tapi dalam konteks luas termasuk kaderisasi dari seluruh instrumen," kata Johnny G Plate dalam konferensi pers di DPP Nasdem di Gondangdia, Jakarta Pusat pada Rabu (6/11).

Johnny mengatakan, arti regenerasi bagi Nasdem adalah penetapan personel mekanisme dan tata cara kepengurusan secara internal. Hal itu juga termasuk rekrutmen politik baik di eksekutif dan legislatif. Semua, jelasnya, dilakukan sesuai dengan semangat Undang-Undang (UU) Pemilihan Umum.

Johnny menyampaikan bahwa pemilihan termasuk pilkada, pilpres, pemilihan legislatif maupun pemilihan parpol itu termasuk dalam sirkulasi demokrasi. Dia kembali menegaskan bawa regeneasi tidak dipandang melalui satu calon tertentu saja.

"Kalau ada lebih dari satu calon itu bagus tapi kalau ada satu calon itu juga bagus tapi yang penting pemimpin yang dihasilkan melalui satu rotasi demokrasi yang betul-betul sesuai aturan termasuk aturan internal Partai Nasdem. Itu regenerasi bagi kami bukan hanya melihat dari ketua umum saja," katanya.

Johnny mengaku ada dorongan dari DPW dan DPD untuk menetapkan kembali Surya Paloh sebagai Ketua Umum Nasdem. DPP, kata dia, sudah tentu akan mendengarkan aspirasi dari daerah namun semua proses pemilihan pimpinan tertinggi akan dilakukan dalam arena kongres.

Jhonny memastikan bahwa mekanisme penetapan ketua umum Nasdem akan sesuai AD/ART. Penunjukan akan dilakukan setelah pertanggungjawaban DPP Nasdem sampai dengan 2019 yang dilanjutkan dengan mendengarkan pandangan umum dari wilayah-wilyah dan provinsi-provinsi yang akan menjadi acuan.


Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA