Jumat, 4 Rajab 1441 / 28 Februari 2020

Jumat, 4 Rajab 1441 / 28 Februari 2020

Ditahan Imbang, Pelatih Salzburg Puji Penampilan Napoli

Rabu 06 Nov 2019 13:40 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto

 Jesse Marsch

Jesse Marsch

Foto: EPA/PETER POWELL
Hasil ini membuka persaingan di posisi pertama dan kedua Grup E semakin ketat.

REPUBLIKA.CO.ID, NAPOLI -- salzburg">Pelatih RB Salzburg Jesse Marsch menyatakan lawannya, Napoli, bermain jauh lebih baik ketimbang pasukannya pada matchday keempat Grup E Liga Champions 2019/2020. Kedua tim bermain imbang dengan skor 1-1 di Stadion San Paolo, Rabu (6/11).

Wakil Austria berkunjung ke tanah Italia dengan kekuatan penuh. Meski begitu, Salzburg sukses mencuri gol lebih dahulu melalui Erling Haaland pada menit ke-23. Sebelum disamakan tuan rumah melalui gol Hirving Lozano pada menit ke-44.

"Babak pertama sangat sulit, karena rumit untuk menembus pertahanan mereka," kata Marsch selepas laga dilansir Football Italia, Rabu (6/11).

Hanya bisa mengemas satu angka dari kunjungan ke selatan Italia tak membuat Marsch merasa kecewa. Dirinya mengakui kehebatan i Partenoepi bahkan jika dibandingkan dengan pertemuan pertama, runner-up Serie A Italia musim lalu itu bermain lebih baik saat ini.

"Napoli bermain jauh lebih baik daripada di pertandingan pertama, meski kami menelan kekalahan (2-3) di Salzburg," jelas Marsch. "Tentu, tiga poin akan lebih baik, tetapi kami masih percaya pada peluang kami untuk lolos ke fase selanjutnya. Napoli memiliki pertahanan yang tangguh dan itu bukan performa bagus kami."

Sejatinya kemenangan akan mengamankan tempat Napoli di babak 16 besar Liga Champions dengan dua laga tersisa di fase grup. Namun, kegagalan pasukan Carlo Ancelotti memetik angka sempurna membuka persaingan di posisi pertama dan kedua Grup E semakin ketat.

Saat ini, Liverpool masih berada di posisi pertama dengan perolehan sembilan angka usai mengamankan kemenangan 2-1 atas KRC Genk. Sementara, Napoli tertahan di peringkat kedua dengan delapan angka, diikuti Salzburg di kursi ketiga dengan empat angka.

Adapun wakil asal Belgia KRC Genk menjadi penghuni papan bawah dengan hanya mengumpulkan satu angka dari empat pertandingan yang telah dimainkan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA