Wednesday, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 January 2020

Wednesday, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 January 2020

BTN Targetkan Kredit Properti Nonsubsidi Rp 250 Miliar

Rabu 06 Nov 2019 07:25 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Friska Yolanda

Foto aerial perumahan KPR subsidi di Kampung Bungursari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (8/12). Pemerintah akan merevisi target penerbitan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi pada tahun 2019 sebanyak 234.000 unit rumah atau turun dari sebelumnya di tahun 2018 ini yang mencapai 267.000 unit.

Foto aerial perumahan KPR subsidi di Kampung Bungursari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (8/12). Pemerintah akan merevisi target penerbitan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi pada tahun 2019 sebanyak 234.000 unit rumah atau turun dari sebelumnya di tahun 2018 ini yang mencapai 267.000 unit.

Foto: Adeng Bustomi/Antara
Bank BTN menggandeng dua developer untuk menawarkan KPR nonsubsidi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berupaya mengejar target realisasi kredit properti nonsubsidi pada tahun ini. Adapun berbagai sinergi baik dengan pengembang swasta maupun sesama BUMN pun kian digencarkan. 

Kali ini, Bank BTN kembali menggandeng dua property developer PT Kalindo Land dan PT Dwigunautama Rintistama menawarkan Kredit Pemilikan Rumah dan Apartemen (KPR/KPA) bertajuk Do The Best. Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Consumer Lending Division (NSLD) BTN Suryanti Agustinar mengatakan kolaborasi program KPR/KPA mampu menambah potensi penjualan kredit properti non subsidi hingga lebih dari Rp 250 miliar hingga Januari 2020.

"Kerja sama ini akan menguntungkan kedua belah pihak. Selain jumlah realisasi kredit BTN bertambah, penjualan unit-unit properti PT Kalindo Land dan PT Dwigunatama Rintistama juga dipastikan dapat terkerek naik. Kolaborasi akan terus ditingkatkan guna memacu gairah pasar property secara nasional,” ujarnya dalam keterangan tulis, Rabu (6/11).

Dia menjelaskan Program Do The Best berlaku bagi pengajuan KPR/KPA untuk enam proyek hunian yang dikembangkan kedua developer tersebut hingga 31 Januari 2020. Adapun keenam dimaksud adalah Bekasi Timur Regency, Permata Tangerang, Permata Nusa Indah, Grand Nusa Indah, Villa Bogor Indah, dan Harvest City.

Selain suku bunga ringan mulai dari 5,99 persen fixed 1 tahun dan DP (down payment/uang muka) sebesar 5 persen, KPR/KPA Do The Best juga menawarkan berbagai kemudahan akad kredit bagi konsumen.

"Program ini di antaranya bebas biaya provisi, bebas biaya administrasi, bebas biaya appraisal, bebas biaya pengendapan dana (KPR Gaesss) dan biaya proses/prarealisasi dapat masuk ke dalam flafon kredit,” jelasnya.

Berbagai kemudahan itu, kata dia, ditawarkan guna mengerek minat masyarakat segera melakukan KPR/KPA bagi unit-unit properti yang diidam-idamkan. Selama ini banyak di antara mereka yang ingin segera mewujudkan mimpi punya properti idaman namun kemampuan pendanaan terutama untuk membayar DP masih terbatas. BTN juga telah menawarkan program untuk yang sama pembiayaan KPR/KP pada 12 proyek Duta Putra Land Group. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA