Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Pemerintah Bujuk Tesla Bangun Pabrik di Indonesia

Rabu 06 Nov 2019 07:10 WIB

Rep: M Nursyamsi/ Red: Friska Yolanda

Mobil listrik (ilustrasi)

Mobil listrik (ilustrasi)

Foto: Yogi Ardhi/Republika
Tesla akan membeli nikel sulfat Indonesia untuk material pembuatan baterainya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan perusahaan mobil listrik asal Amerika Serikat (AS), Tesla, akan membeli nikel sulfat untuk material pembuatan baterainya. Namun, taj hanya itu, pemerintah berupaya mendorong Tesla membangun pabrik di Indonesia.

Hal ini dikatakan Luhut saat menghadiri pembukaan Cina International Import Expo (CIIE) yang berlangsung di Cina pada Selasa (5/11). "Tapi kita tidak berhenti di situ, kita akan terus meyakinkan Tesla untuk membuat pabrik di Indonesia," ucap Luhut dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (6/11).

Luhut mengatakan, saat ini, Tesla telah memiliki pabrik di Cina. Luhut berkeinginan untuk menawarkan kerja sama dengan Cina agar produk Indonesia diberikan lampu hijau untuk memasok segala kebutuhan untuk keperluan pabrik Tesla di Cina.

Baca Juga

"Sekarang Tesla sudah mendirikan pabrik di Cina, lalu kita tawarkan Cina untuk membeli kebutuhan pabriknya dari Indonesia. Ini yang dimaksud rantai pasok dunia," ungkap Luhut. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA