Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Wewangian dan Lagu yang Pas Bisa Bikin Semangat Nanjak Lagi

Selasa 05 Nov 2019 14:54 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Reiny Dwinanda

Remaja depresi.

Remaja depresi.

Foto: Pixabay
Wewangian dan lagu secara psikologis dapat memengaruhi suasana hati.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada berbagai cara untuk meningkatkan rasa percaya diri. Salah satunya adalah dengan menggunakan wewangian yang mengesankan rasa menyenangkan.

Psikolog klinis Kasandra Putranto mengatakan, aroma yang menyenangkan ternyata terbukti untuk membuat suasana hati menjadi lebih baik. Dalam bidang psikologi, hal itu disebut dengan psikologi aroma.

“Wewangian yang manis, menyenangkan, itu secara psikologis dapat memengaruhi suasana hati. Tujuannya adalah untuk meningkatkan secara drastis suasana hati seseorang,” ungkap Kasandra dalam peluncuran Imperial Leather Body Mist Sweet Treats Collection, akhir pekan lalu.

Oleh sebab itu, Kasandra menyarankan agar masyarakat, terutama remaja, untuk menggunakan wewangian yang membuat suasana hati menjadi lebih baik dan bersemangat. Dengan begitu, mereka akan lebih antusias dalam berkarya, lebih produktif, serta jauh dari rasa mager alias malas gerak.

Secara kontras, Kasandra menyebut ada beberapa jenis aroma yang malah dapat membuat rasa kepercayaan diri hilang dan menimbulkan dampak yang tidak baik. Jenis-jenis aroma itu antara lain aroma lem aibon, aroma bensin, aroma cat, dan aroma thinner, dan aroma hujan.

"Itu adalah aroma yang bersifat racun. Jadi ketika kita mencium bau hujan, bawaannya mager. Inginnya tidur saja. Nah itu yang berbahaya," kata Kasandra.

Selain aroma, musik juga bisa memberikan pengaruh terhadap suasana hati. Kasandra menyarankan agar remaja memilih untuk mendengarkan lagu-lagu yang menyenangkan dan membuat semangat.

Kasandra menyayangkan, di era sekarang, anak dan remaja tidak mengenal lagu-lagu perjuangan yang penuh dengan semangat. "Sayangnya saat ini banyak lagu yang diciptakan yang tak menyemangati," tutur dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA