Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Exco PSSI: Voter Memang Satu Suara Pilih Iwan Bule

Ahad 03 Nov 2019 22:16 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Israr Itah

Ketua Umum PSSI terpilih Mochamad Iriawan menyampaikan konferensi pers usai Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Jakarta, Sabtu (2/11/2019).

Ketua Umum PSSI terpilih Mochamad Iriawan menyampaikan konferensi pers usai Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Jakarta, Sabtu (2/11/2019).

Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Iwan menjadi Ketua Umum PSSI periode 2019-2023.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komite Eksekutif Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Exco PSSI) Yunus Nusi menyatakan, para pemilih (voter) dalam Kongres PSSI, Sabtu (2/11), memang satu suara kompak memilih Mochammad Iriawan atau Iwan Bule, sebagai ketua umum. Iwan menjadi Ketua Umum PSSI periode 2019-2023. 

Baca Juga

Iwan resmi memimpin federasi sepak bola Indonesia setelah merebut kemenangan mutlak. Polisi berpangkat komisaris jenderal itu meraih 82 suara dari total 85 voters, dengan sisa tiga voters memilih abstain. 

"Itu pertanda kepercayaan diberikan kepada beliau. Para voter sudah satu suara memercayakan ini. (Tetapi) dengan adanya kepercayaan berarti menjadi beban beliau memimpin federasi," kata Yunus saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (3/11). 

Kendati demikian, Yunus menilai Iwan cocok menakhodai PSSI karena memiliki bekal kepemimpinan dari kepolisian. Ia membantah Iwan tak memiliki bekal pengetahuan terkait persoalan sepakbola nasional. 

"Beliau (datang) dari unsur kepolisian, itu tentang kedisiplinan dan aturan-aturan lain pastilah paham," ujar dia. 

"Saya yakin karena beliau tidak jauh-jauh dari urusan sepak bola saat menjabat sebagai kapolda. Tentu beliau tahu memimpin federasi tidak mesti mantan pemain atau pelatih. Jadi (dengan) jiwa kepemimpinan beliau saya optimis," kata dia menegaskan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA