Saturday, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 January 2020

Saturday, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 January 2020

Luhut: Gojek Punya Kapasitas untuk Terus Berkembang

Ahad 03 Nov 2019 00:10 WIB

Red: Andri Saubani

Mantan Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Mantan Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Foto: Antara/Wahyu Putro A
Gojek tahun ini merayakan usianya yang kesembilan tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi Gojek Indonesia di usianya yang kesembilan terus berkembang dan mampu menciptakan banyak lapangan kerja. Untuk itu, Luhut berpesan kepada para mitra untuk terus disiplin sebagai bagian dari cara mendukung perkembangan Gojek.

”Gojek sekarang perusahaan yang baik. Punya kapasitas besar dan sedang terus berkembang,” kata Luhut saat memberikan sambutan dalam perayaan sembilan tahun Gojek Indonesia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Sabtu (3/11).

"Kalau berkembang, mitra akan semakin sejahtera,” ujarnya di hadapan para petinggi Gojek dan sekitar 1.800 mitra pengemudi Gojek.

Salah satu indikator perkembangan Gojek ke depan menjadi bahan pembicaraan antara Luhut dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang juga hadir pada acara sembilan tahun Gojek itu.

Lebih lanjut, Luhut mengatakan, pemerintah mendukung tumbuh kembang dan keberlangsungan Gojek sebagai bagian dari kebanggaan Indonesia. ”Gojek ini perusahaan Indonesia, berkembang di Indonesia, dan harus terus jadi tuan rumah di negara sendiri,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah akan tetap mendukung Gojek karena salah satunya menjadi solusi bagi masyarakat kecil. Dalam perjalanan sembilan tahun, Gojek berkembang menjadi platform penyedia multilayanan on-demand berbasis aplikasi terdepan di Asia Tenggara. Beroperasi di 207 kota di Asia Tenggara dan 5 negara di Asia Tenggara.

Aplikasi mobile (mobile App) kali pertama Gojek diluncurkan pada 2015. Berevolusi dari layanan transportasi menjadi ekosistem dengan tiga super app. Super App Pelanggan, Super App Pengemudi, dan Super App Merchant.

”Gojek adalah pelopor konsep Super App yang telah membuktikan kesuksesan model ekosistem bisnis yang menghubungkan jutaan orang, pelanggan, mitra driver, merchant, serta penyedia layanan,” ujar Co-CEO Gojek Kevin Aluwi.

Ke depan, Gojek akan terus membangun bisnis dengan pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan melalui pendekatan berbasis produk. "Artinya, brand Gojek lekat di masyarakat utamanya karena Gojek menyediakan produk yang mudah digunakan dan benar-benar menjadi solusi untuk menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari pelanggan kami,” Co-CEO Gojek, Andre Soelistyo.


Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA