Friday, 6 Syawwal 1441 / 29 May 2020

Friday, 6 Syawwal 1441 / 29 May 2020

Kasus Novel tak Juga Terungkap, Wapres: Pelakunya Pintar

Jumat 01 Nov 2019 21:42 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Teguh Firmansyah

Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat diwawancarai wartawan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (1/11).

Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat diwawancarai wartawan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (1/11).

Foto: Republika/Fauziah Mursid
Maruf menilai kasus penyiraman ke Novel punya tingkat kerumitan cukup tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengakui hingga kini kasus penyiraman air keras kepada penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan belum juga terungkap.  Padahal pemerintah telah membentuk  tim pencari fakta (TPF).

Baca Juga

"(Sudah ada) upaya-upaya membentuk tim pencari fakta, belum ketemu secara cepat, sehingga perlu terus digali. Jadi memang ternyata pelakunya sangat pintar sekali," ujar Ma'ruf saat diwawancarai wartawan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (1/11)

Selain itu, menurut Ma'ruf, kasus penyiraman memiliki tingkat kerumitan tinggi.
"Sehingga tidak bisa secara cepat, ada perkara kan yang tingkatnya tidak begitu rumit. Sehingga mudah dipecahkan, rupanya yang Novel itu agak tinggi," ujar Ma'ruf.

Namun demikian, Ma'ruf menegaskan, kepolisian tetap berkomitmen untuk menyelesaikan kasus tersebut.  "Tapi polisi komitmen untuk terus (melanjutkan pengungkapan kasus) tersebut.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA