Senin, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 Januari 2020

Senin, 2 Jumadil Akhir 1441 / 27 Januari 2020

Klopp Ancam Keluar dari Piala Liga, Ini Alasannya

Kamis 31 Okt 2019 09:41 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto

 Jurgen Klopp

Jurgen Klopp

Foto: AP Photo
Liverpool dilema karena saat hampir bersamaan akan tampil di Piala Dunia Antarklub.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Kemenangan susah payah Liverpool atas Arsenal ditanggapi dengan sinis oleh pelatih Liverpool Juergen Klopp. Dirinya mengancam akan menarik timnya dari perempat final Piala Liga 2019/2020 jika pihak penyelenggara tak mampu mengubah jadwal pertandingan.

Skuat the Reds berhasil mengatasi tamunya Arsenal melalui adu penalti yang berlangsung di Stadion Anfield, Kamis (31/10) dini hari WIB. Pemenang harus ditentukan lewat babak tos-tosan menyusul kedua tim bermain sama kuat 5-5 pada waktu normal.

Namun, kampiun Liga Champions musim lalu itu berada dalam dilema mengingat bakal tampil di ajang Piala Dunia Antarklub yang diadakan pada 17 hingga 21 Desember di Qatar. Di samping itu, laga perempat Piala Liga juga berlangsung pada 16 Desember. Hal ini langsung dikritisi oleh Klopp.

"Jika Anda memiliki daftar pertandingan di mana satu tim tidak dapat menjadi bagian dari semua pertandingan, maka Anda harus memikirkan daftar pertandingan lainnya," ujar Klopp dikutip Four Four Two, Kamis (31/10).

Sementara itu Klopp mengatakan, alternatif yang paling mungkin untuk babak perempat final Piala Liga dimulai pada 6 Januari 2020, tanggal yang dijadwalkan untuk leg pertama semifinal. Apabila hal itu tetap ditolak, maka eks pelatih Borussia Dormtund itu mengancam timnya bakal angkat koper dari turnamen tersebut.

"Kami tidak akan menjadi korban dari masalah ini. Kami bermain malam ini, kami ingin memenangkannya, kami melakukan itu. Dan jika mereka tidak menemukan tanggal yang tepat untuk kami, maka kami tidak dapat memainkan putaran berikutnya," sambung Klopp.

Lebih lanjut, kata Klopp, sangat tidak mungkin pihak penyelenggara Piala Liga (EFL) mengambil risiko membiarkan Liverpool keluar dari turnamen tersebut. Ini mengingat daya tarik komersial dan televisi pada pemenang delapan kali kompetisi itu sangat besar.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA