Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Aset Bank BJB Tumbuh 8,3 Persen di Q3 2019

Rabu 30 Oct 2019 20:31 WIB

Red: Sandy Ferdiana

Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi (kedua kanan) dan Komisaris Utama Independen bank bjb Farid Rahman (kedua kiri) menjelang pelaksanaan analyst meeting Bank BJB Q3 2019 di Jakarta, Rabu (30/10).

Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi (kedua kanan) dan Komisaris Utama Independen bank bjb Farid Rahman (kedua kiri) menjelang pelaksanaan analyst meeting Bank BJB Q3 2019 di Jakarta, Rabu (30/10).

Foto: Yogi Ardhi/Republika
Lonjakan aset, kredit, dan DPK Bank BJB melampaui rata-rata pertumbuhan bank nasional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) mencatatkan kinerja positif di triwulan III 2019 (Q3 2019). Nilai aset bank dengan kode emiten BJBR itu tembus di angka Rp 123,6 triliun, atau tumbuh sebesar 8,3 persen year on year.

Kinerja positif itu disampaikan jajaran direksi Bank BJB dalam Analyst Meeting Q3 2019 di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (30/10). Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi menyebutkan, kinerja positif itu menunjukkan kondisi internal perusahaan yang sehat dan bersaing. Sejumlah indikator pertumbuhan itu, terlihat pada penghimpunan  Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp 98,4 triliun atau tumbuh 10 persen yoy.

photo
Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi menjawab pertanyaan wartawan pada analyst meeting Bank BJB Q3 2019 di Jakarta, Rabu (30/10).

‘’Pertumbuhan DPK ini berada di atas rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional yang sebesar 7,62 persen per Agustus 2019,’’ kata Yuddy di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (30/10).

Selain DPK, tutur dia, pertumbuhan terjadi pula pada kredit hingga 9,8 persen atau senilai Rp 81,5 triliun. Pertumbuhan pembiayaan itu tercatat lebih baik dibandingkan posisi triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 8,2 persen yoy.

Kata Yuddy, pertumbuhan total kredit Bank BJB berada di atas rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional yang sebesar 8,68 persen per Agustus 2019. Penyaluran kredit bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) masih menjadi daya dorong kinerja pembiayaan Bank BJB.

Kinerja bisnis tersebut membuat Bank BJB berhasil mencatatkan  laba bersih sebesar Rp 1,1 triliun di triwulan III 2019. Kata Yuddy, berbagai hasil positif itu diperoleh berkat komitmen Bank BJB yang senantiasa meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA