Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Musda V MUI Kabupaten OKU: Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

Rabu 30 Oct 2019 20:26 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Logo MUI

Logo MUI

Sinergi ulama dan umara untuk menjaga NKRI.

REPUBLIKA.CO.ID, BATURAJA— Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, Kuryana Azis menegaskan para ulama dan umara atau pejabat di pemerintahan daerah setempat harus bersinergi guna menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) agar tidak terpecah belah.

Baca Juga

"Bila ulama dan umara bersinergi, Insya Allah kehidupan berbangsa dan bernegara aman damai," kata Bupati OKU, Kuryana Azis, saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) V Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten OKU di Baturaja, Rabu (30/10).

Dia sangat meyakini jika para ulama dan umaroa bersinergi dan bersatu padu, kehidupan berbangsa dan bernegara akan berjalan aman dan damai tanpa adanya konflik yang dapat memecah belah NKRI.

"Banyak contoh di negara luar sana yang terpecah karena tidak bersatu sehingga mudah sekali dimasuki unsur dari pihak luar untuk memecah persatuan bangsa," ujar Kuryana.

Oleh sebab itu, menurut dia, keberadaan MUI sangat diperlukan dan dibutuhkan karena para ulama yang ada di dalamnya adalah sebagai penyeimbang sekaligus untuk mengontrol kinerja pemerintah.

"Bisa jadi pemerintah akan berlaku sewenang-wenang dengan tidak adanya ulama ini. Wapres kita sekarang saja merupakan Ketua Umum MUI Pusat. Jadi, sangat tepat sekali Jokowi memilih wakilnya. Artinya ulama dan umara sudah menyatu dan Insya Allah keamanan dan kenyamanan akan terwujud," harapnya.

Sementara itu, Yulius Faisol selaku panitia Musda ke-V tahun 2019 menyebutkan bahwa dalam kegiatan tersebut dilakukan pemilihan Ketua MUI Kabupaten OKU dengan mekanisme melalui pemilihan formatur. "Ada 11 suara yang akan memilih melalui pleno untuk menunjuk formatur," ujarnya.

Dari 11 suara itu, lanjut dia, diambil dari unsur perwakilan pengurus demisioner dua orang dan satu dewan pertimbangan atau penasehat. "Kemudian empat orang pimpinan MUI kecamatan, dua unsur ormas Islam dan dua orang dari ponpes di Kabupaten OKU," lanjut dia.

Ketua MUI Provinsi Sumsel, Aflatun Muchtar didampingi Ketua MUI Kabupaten OKU, Iskandar Aziz menambahkan pihaknya sangat bersyukur dalam kepengurusan MUI selama lima tahun sampai sekarang berjalan dengan baik dan lancar.

Dengan dilaksanakannya Musda ini, dia berharap kepada pengurus baru mampu membawa program MUI pusat dalam meningkatkan kerukunan interenal umat beragama dan antar umat beragama dengan pemerintah dan ulama agar lebih kokoh untuk membangun Kabupaten OKU maju, damai, tumbuh serta berkembang.

 

  

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA