Friday, 6 Syawwal 1441 / 29 May 2020

Friday, 6 Syawwal 1441 / 29 May 2020

14 Mahasiswa Papua Raih Beasiswa dari Rusia

Rabu 30 Oct 2019 06:21 WIB

Rep: Wachidah Handasah/ Red: Irwan Kelana

Mahasiswa Papua peraih beasiswa dari  Pemerintah Rusia berfoto bersama dengan Wakil Kepala Perwakilan RI di Rusia merangkap Belarus, Azis Nurwahyudi.

Mahasiswa Papua peraih beasiswa dari Pemerintah Rusia berfoto bersama dengan Wakil Kepala Perwakilan RI di Rusia merangkap Belarus, Azis Nurwahyudi.

Foto: Dok KBRI Moskow
Setiap tahun, Pemerintah Rusia memberikan 160 beasiswa kepada warga Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 14 mahasiswa Indonesia asal Papua tiba di Rusia untuk menempuh studi melalui program beasiswa Pemerintah Rusia. Kedatangan mereka disambut oleh KBRI Moskow dan Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Rusia (Permira), Jumat (25/10).

Perjalanan panjang dari Papua ke Jakarta, dan selanjutnya ke Moskow tidak menyurutkan semangat para mahasiswa tersebut. Dari Moskow, sebanyak 11 mahasiswa di antaranya masih harus melanjutkan perjalanan ke kota atau perguruan tinggi masing-masing di luar ibu kota Rusia itu.

Para mahasiswa ini akan belajar di berbagai kota dan perguruan tinggi di Rusia. Selain Moskow, di antara mereka ada yang belajar di Kaliningrad, Tula, St. Petersburg, Kazan, Orel, Voronezh, Volgograd, Petrozavodsk, Cherepovetsk, dan Tomsk di Siberia.

Jurusan yang mereka ambil beraneka ragam, baik program S1 maupun S2, seperti Teknik Lingkungan, Kimia, Hubungan Internasional, Ilmu Politik, Ilmu Pendidikan, Teologi, Psikologi, Museum dan Budaya, dan Antropologi. Pada tahun pertama, mereka akan memperdalam bahasa Rusia di fakultas persiapan sesuai jurusan masing-masing.

Sebelum melanjutkan perjalanan ke tujuan masing-masing, mereka singgah di KBRI Moskow dan bertemu dengan Wakil Kepala Perwakilan RI di Rusia merangkap Belarus, Azis Nurwahyudi. Hadir juga para perwakilan Permira, antara lain  Ferlito Arnold Sauw, mahasiswa Jurusan Aircraft Engieering di Moscow Aviation Institute sebagai salah satu penanggung jawab kedatangan mahasiswa baru.

Resina Lokbere, salah satu mahasiswi yang akan belajar di Orel State University mengatakan, sangat terkesan dengan sambutan KBRI Moskow dan juga mahasiswa Indonesia di Rusia.

“Kami sangat berterima kasih karena kami disambut dengan ciri khas orang Indonesia, kekeluargaan,” kata Resine saat berada di KBRI Moskow.

Resina menyampaikan kegembiraannya bisa bertemu dengan para mahasiswa Indonesia di Rusia dan juga pihak KBRI Moskow yang telah membantu memfasilitasi kedatangan. Resina dan kawan-kawannya juga mengharapkan dukungan dari KBRI Moskow dan mahasiswa Indonesia, termasuk dukungan jika mengalami kesulitan. 

“Kami berharap untuk ke depannya tidak dibiarkan, tapi kami sudah jadi anak-anak dari keluarga besar KBRI atau keluarga besar Indonesia di Rusia,” ujar Resina.

photo
KBRI Moskow dan Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Rusia (Permira) menerima para mahasiswa asal Papua yang meraih beasiswa dari Pemerinah Rusia.

Wakil Kepala Perwakilan RI di Rusia, Azis Nurwahyudi menyampaikan kegembiraan dan kebanggaannya atas kedatangan mahasiswa Indonesia asal Papua ini di Rusia. Dalam pertemuan dengan para mahasiswa tersebut, Azis mengemukakan bahwa para mahasiswa ini adalah juga sebagai diplomat yang mempromosikan bangsa dan negara Indonesia di luar negeri, khususnya Rusia.

 “Kami berharap mahasiswa Indonesia dapat sukses belajar di Rusia dan suatu saat kembali ke Tanah Air turut membangun bangsa Indonesia, serta mempererat hubungan antara bangsa Indonesia dengan Rusia,” kata Azis melalui keterangan tertulis.

Setiap tahun Pemerintah Rusia memberikan 160 beasiswa kepada warga negara Indonesia untuk belajar di perguruan tinggi Rusia, baik program S1, S2 dan S3. Jumlah mahasiswa Indonesia di Rusia terus meningkat setiap tahunnya. Tahun ini sekitar 650 orang mahasiswa Indonesia termasuk mahasiswa baru, belajar di Rusia. Mereka tersebar di seluruh wilayah Rusia, mulai dari Kalingrad di bagian paling barat, Moskow, St. Petersburg, Irkutsk, hingga Khabarovsk dan Vladivostok di bagian paling timur Rusia. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA