Friday, 19 Rabiul Akhir 1442 / 04 December 2020

Friday, 19 Rabiul Akhir 1442 / 04 December 2020

Malam Anugerah Kepemudaan Pungkasi Perayaan Sumpah Pemuda

Selasa 29 Oct 2019 22:36 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Malam Anugerah Kepemudaan.

Malam Anugerah Kepemudaan.

Foto: Dok Istimewa
Sejumlah pemuda mendapat penghargaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) Ke-91 ditandai dengan Malam Anugerah Kepemudaan 2019. Prestasi pemuda di berbagai bidang diberikan apresiasi serta penghargaan sebagai bentuk dukungan agar pemuda selalu tampil dan memiliki daya saing.  

Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Ni’am Sholeh, menjelaskan HSP kali ini istimewa karena mengusung tema “Bersatu Kita Maju”. Hal itu menunjukkan komitmen revitalisasi semangat sumpah pemuda. “Tema ini juga menunjukkan semangat dari Presiden dan Wakil Presiden yang telah menyusun kabinet Indonesia Maju yang mencerminkan komitmen persatuan dan komitmen kepemudaan” ujar Asrorun dalam keterangannya kepada Republika.co.id di Jakarta, Selasa (29/10).

Asrorun menjelaskan bahwa rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda telah dimulai sejak awal Oktober 2019 dengan berbagai kegiatan seperti launching Bulan Pemuda, pertemuan legenda pemuda, lomba penulisan sejarah kepahlawanan kaum muda Indonesia, temu periset muda nasional, turnamen olahraga pemuda dan mahasiswa. 

Baca Juga

Puncaknya malam pemberian apresiasi atas telenta-talenta muda di seluruh Indonesia yang dikelompokkan menjadi empat bidang yaitu penghargaan pemuda pelopor, penghargaan wirausaha muda dan penggerak wirausaha muda berprestasi,  penghargaan pemuda hebat serta  penghargaan kabupaten/kota layak pemuda.  

Hadirnya Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’rif Amin tentu memberikan semangat dan ghairah kepemudaan yang menggelora. Turut hadir Menteri Pemuda dan Olah Raga Zainudin Amali di Jakarta Concert Hall, INews ( 28 /10).      

Dalam sambutannya, Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin, mengajak seluruh masyarakat indonesia memiliki semangat kepemudaan. 

“Kita semua harus memiliki semangat kepemudaan, umur boleh tua tapi semangat  tetap dan harus muda. Karena semangat muda ini yang menyatukan Indonesia,” kata dia.  

Semangat kepemudaan inilah, kata dia, yang melahirkan Indonesia, menghasilkan sumpah pemuda. Karena semangat ini tidak boleh pudar, harus tetap menjadi bagian dari kehidupan. 

Wapres menyerukan kepada anak muda Indonesia untuk selalu menjadi yang terdepan dalam menjaga kebhinekaan dan keutuhan NKRI. Pemuda harus jadi pelopor kebhinekaan dan keutuhan NKRI dan pemersatu bangsa. NKRI harga mati. 

“Pemuda harus paling depan menjaga keutuhan NKRI, dari upaya-upaya  pemecah bangsa dari saparistisme, radikalisme, ekstremisme bahkan terorisme. 

Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, dalam sambutannya juga mengatakan bahwa tema peringatan sumpah pemuda ke-91 sangat revelan. Menurutnya saat ini kondisi persatuan dan kesatuan bangsa mengalami banyak ujian. 

“Saat ini kita merasakan kesatuan dan persatuan mulai terganggu. Hal ini sekaligus untuk mengingatkan 91 tahun yang lalu dengan latar belakang daerah satu sama lainnya, perbedaan komunikasi , transportasi ,perbedaan fasilitas , jika dulu bisa sangat erat dan bersatu tetapi di saat fasilitas sudah maju kita seakan susah bersatu. Maka kuncinya kita harus bersatu” ujarnya. 

Menpora juga mengajak anak muda untuk mensyukuri kemajuan teknologi dan bersama-bersama menjaga persatuan dan kesatuan. “Kemenpora, setiap tahunnya memberikan apresiasi atau anugrah kepemudaan sebagai energi positif untuk tetap menjaga satu kesatuan, apresiasi untuk perbedaan agar perbedaan itu menjadi satu kesatuan.”

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA