Kamis, 5 Jumadil Akhir 1441 / 30 Januari 2020

Kamis, 5 Jumadil Akhir 1441 / 30 Januari 2020

Maruf Dorong Pemuda Berprestasi Beri Kontribusi pada Negara

Selasa 29 Okt 2019 13:23 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Esthi Maharani

Perkenalan Kabinet Indonesia Maju. Presiden Joko Widodo dan Wapres Maruf Amin usai melantik jajaran Kabinet Indonesia Maju  di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10).

Perkenalan Kabinet Indonesia Maju. Presiden Joko Widodo dan Wapres Maruf Amin usai melantik jajaran Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10).

Foto: Republika/ Wihdan
Pemerintah butuh pemuda andal yang siap ditempatkan dimana pun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengajak para pemuda untuk tampil terdepan dalam memajukan bangsa Indonesia. Ma'ruf meminta para pemuda tak hanya di dalam negeri, tetapi juga harus berkiprah di dunia global. Karena itu, ia menilai butuh pemuda andal yang siap ditempatkan dimana pun.

"Saya sering mengatakan, pemuda harus siap di tempatkan di manapun, dibuang dimana pun. Kalau kalian dibuang ke laut, harus menjadi pulau, kalau dibuang di darat harus menjadi gunung, artinya harus tampil," ujar Ma'ruf saat menghadiri Malam Anugerah Kepemudaan di Jakarta Concert Hall INews Tower, di Jakarta, Senin (28/10).

Menurut Ma'ruf, para pemuda yang berprestasi harus muncul dan memberikan karya-karya positif bagi kemajuan bangsa dan negara. Tak hanya itu, para pemuda harus tampil paling depan dalam mengawal dan menjaga NKRI. Khususnya, kata Ma'ruf, dari upaya-upaya yang merusak dan memecah belah bangsa Indonesia.

"Baik dari gerakan gerakan separatisme, gerakan radikalisme maupun juga terorisme, ini saya kira tugas-tugas anda" ujar Ma'ruf.

Karena itu, dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ini ia berharap semangat kepemudaan diaktualisasikan dalam konteks kekinian.

"Tantangan sekarang adalah menjaga keutuhan bangsa, tantangan kita sekarang adalah menjadikan Indonesia Maju, yang membawa kesejahteraan, kedamaian, yang tergantung manusianya, manusia yang cerdas, manusia yang sehat, manusia yang produktif dan manusia yang berakhlakul karimah," katanya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA