Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Gubernur Yakin Pertanian Gorontalo Melesat di Tangan SYL

Senin 28 Oct 2019 20:59 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Gubernur Gorontalo sekaligus keponakan BJ Habibie, Rusli Habibie, saat diwawancarai wartawan di Paviliun Kartika, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD), Jalan Abdul Rachman Saleh, Senen, Jakarta Pusat pada Rabu (11/9).

Gubernur Gorontalo sekaligus keponakan BJ Habibie, Rusli Habibie, saat diwawancarai wartawan di Paviliun Kartika, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD), Jalan Abdul Rachman Saleh, Senen, Jakarta Pusat pada Rabu (11/9).

Foto: Republika/Haura Hafizhah
SYL dinilai tahu karakteristik pembangunan di daerah.

REPUBLIKA.CO.ID, GORONTALO -- Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengaku yakin jika pertanian di Provinsi Gorontalo akan semakin melesat di era Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL). Menurutnya ada beberapa indikator awal keyakinan tersebut, salah satunya latar belakang karier politisi Partai Nasdem itu.

Baca Juga

“Pak Syahrul itu pernah jadi lurah, camat, bupati dan gubernur Sulsel dua periode. Itu artinya beliau tahu karakteristik pembangunan di daerah. Ketika kita di daerah menyampaikan program pertanian pasti akan beliau dukung,” katanya, Senin (28/10).

Rusli mengaku punya hubungan baik dengan SYL. Selain dulu pernah sama-sama di Partai Golkar, SYL pernah menjabat Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) yang juga diikuti oleh Rusli Habibie.

Selain faktor pengalaman dan relasi, ia melihat hubungan kedaerahan sesama Sulawesi dan umumnya Indonesia Timur menjadi faktor positif masa depan pertanian Gorontalo. Provinsi Gorontalo sangat mengandalkan sektor pertanian, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

“Produksi jagung kami misalnya, tahun 2017 dan 2018 tembus diangka 1,5 juta ton. 133 ribu ton di antaranya diekspor. Di era Pak Amran Sulaiman Gorontalo mendapat banyak sekali bantuan, maka saya yakin di era Pak SYL akan semakin banyak,” ungkapnya.

Geliat pertanian Gorontalo juga nampak dari produksi olahan kelapa dan tebu. Pekan lalu, Gorontalo berhasil mengekspor masing-masing untuk tepung kelapa 25 ton ke Inggris dan tetes tebu 16 ribu ton ke Filipina.

Pemprov Gorontalo juga menjadi model pengelolaan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dari Kementrian Pertanian. Jika selama ini bantuan seperti traktor diberikan kepada kelompok tani, maka oleh pemprov bantuan tersebut dikelola oleh Brigade Alsintan.

Brigade yang dibiayai oleh APBD ini merawat dan meminjamkan berbagai alsintan ke petani, dengan harga yang disubsidi. Hal itu bertujuan agar pemanfaatannya tidak dimonopoli oleh petani tertentu dan terpelihara dengan baik.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA