Minggu, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 Januari 2020

Minggu, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 Januari 2020

Pelari Kenya Dominasi Electric Jakarta Marathon 2019

Ahad 27 Okt 2019 16:55 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah

Para pemenang Electric Jakarta Marathon 2019.

Para pemenang Electric Jakarta Marathon 2019.

Foto: Republika/Fitriyanto
Juara nomor full marathon open putra diraih Geoffrey Kiprotich Birgen asal Kenya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelari Kenya mendominasi podium juara pada ajang Electric Jakarta Marathon 2019. Dalam ajang yang digelar Ahad (28/10), juara nomor full marathon open putra diraih Geoffrey Kiprotich Birgen asal Kenya. Ia mencatatkan waktu 02.14.23 (dua jam, 14 menit dan 23 detik) untuk menempuh jarak sejauh 42,195 km.

Peringkat dua juga diraih pelari Kenya Kenneth Kibbet Rono dengan waktu 02.16.10. Pelari asal Maroko Anouar El Ghouz berada di posisi ketiga dengan waktu 02.16.51.   Juara Electric Jakarta Marathon tahun lalu Bernard Mwendia Muthoni hanya menempati peringkat lima dengan waktu 02.18.29.

Untuk nomor full marathon open kategori putri, juara juga diraih pelari Kenya Peninah Jepkoech Kigen dengan waktu 02.40.48, peringkat dua Florence Jepkosgei Chepsoi dengan waktu 02.42.04 dan posisi ketiga Margaret Wangui Njuguna 02.42.48.

Sedangkan peringkat  empat dan lima ditempati pelari Jepang dengan waktu yang terpaut sangat jauh. Peringkat empat Noriko Echizen finis dengan catatan 03.59.5 sementara peringkat lima Mariko Murata mencatatkan waktu 04.09.42. Juara pertama full marathon kelas internasional mendapatkan hadiah 47 juta rupiah.  Peringkat dua 33 juta rupiah, peringkat tiga 24 juta rupiah, peringkat empat 11 juta rupiah dan peringkat lima enam juta rupiah.

Untuk juara full marathon putra kelas nasional, juara diraih pelari asal Sumatera Barat Hamdan Syafril Sayuti. Pelari berusia 30 tahun yang pernah menjadi bagian pelatnas atletik Indonesia ini membukukan waktu tercepat dalam lomba ini untuk ategori nasional dengan waktu 02.38.46.

"Ini kali kedua saya ikut Electric Jakarta Marathon. Pertama saya ikut tahun 2014, ketika itu saya hanya finis kedua. Sebenarnya saya tidak ada target apa-apa pada lomba ini." Jelas Hamdan.

"Saya ikut lomba ini hanya sebagai salah satu persiapan dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional 2020 di Papua. Pada PON 2020 Papua nanti saya akan turun di nomor full marathon dan 10Km." Ujar pelari yang memiliki catatan waktu terbaik Marathon 02.28.00 pada PON 2016 lalu.

"Saya ikut lomba ini juga tidak mengejar hadiah. Ini hanya salah satu persiapan saja. Hanya mengukur sejauh mana pelari kategori Nasional lainnya di ajang ini. Sedangkan dengan pelari internasional, Saya tidak perhatikan," kata dia menerangkan.

Hasil Full Marathon Open kategori Nasional Putra

1.       Hamdan Syafril Sayuti 02.38.46

2.       Ridwan 02.38.54

3.       Asma Bara 02.38.55

4.       Imam Mahdin 02.39.30

5.       Betmen Manurung 02.44.49

Hasil Full Marathon Open kategori Nasional Putri

1.       Oliva Sadi 03.07.40

2.       Meri Meriana Paijo 03.12.22

3.       Yulianingsih 03.20.11

4.       Pesta Rameria Simanjuntak 03.47.45

5.       Raguel Pirera 03.47.52

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA