Saturday, 14 Syawwal 1441 / 06 June 2020

Saturday, 14 Syawwal 1441 / 06 June 2020

Massa Demonstrasi Diadang 9.000 Personel Keamanan

Senin 28 Oct 2019 12:21 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Nur Aini

Petugas Kepolisian sedang berjaga (ilustrasi)

Petugas Kepolisian sedang berjaga (ilustrasi)

Foto: ANTARA
Polisi belum memprediksi jumlah massa yang akan berdemonstrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polda Metro Jaya telah menerima surat pemberitahuan mengenai adanya aksi unjuk rasa mahasiswa yang menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) pencabut UU KPK. Sebanyak 9.000 personel gabungan akan disiagakan dalam pengamanan aksi tersebut. 

Baca Juga

"Ada 9.000 personel gabungan yang disiagakan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Senin (28/10).

Argo menyebut, ribuan personel itu terdiri atas unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Penerjunan jumlah personel gabungan itu untuk mengantisipasi situasi keamanan di lokasi aksi unjuk rasa. 

Selain itu, polisi juga menyiagakan sejumlah kendaraan taktis di sana seperti mobil water canon dan baracuda. Namun, pihak kepolisian belum dapat memprediksi berapa banyak jumlah mahasiswa yang akan turun dalam aksi tersebut. Argo pun mengimbau, agar mahasiswa bisa menyampaikan pendapat dengan baik dan menegaskan pihaknya siap mengamankan aksi.

"Dari Polda Metro Jaya sudah siap melakukan pengamanan," ujar Argo. 

Adapun para mahasiswa akan menggelar aksi siang ini, Senin 28 Oktober 2019 sekitar pukul 14.00 WIB. Aksi akan digelar di depan Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat. Massa akan berkumpul di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha atau dikenal dengan sebutan Patung Kuda. Aksi tersebut diketahui bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh hari ini.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA