Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Pariwisata dan Kuliner Halal Kian Banjir Peminat

Senin 28 Oct 2019 08:56 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Indira Rezkisari

Wisata halal.

Wisata halal.

Foto: Republika.co.id
Pariwisata dan kuliner halal paling diminati di Jakarta Halal Things 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jakarta Halal Things (JHT) tahun kedua memperbanyak zona pariwisata halal serta kuliner halal di area ekshibisi. Pendiri Jakarta Halal Things Temi Sumarlin mengatakan, kedua bidang itu memiliki banyak peminat pada acara perdana tahun lalu.

"Tahun lalu, dua produk ini yang paling banyak direspons konsumen. Mayoritas pengunjung JHT tahun lalu 80 persen adalah perempuan, berusia 20 sampai 40 tahun dengan daya beli cukup baik," ungkap Temi yang menjabat sebagai CEO Scarf Media.

Tidak cuma paket umrah dan haji, pelaku industri pariwisata halal di JHT 2019 juga akan menawarkan paket liburan ke sejumlah negara seperti Korea, Jepang, dan Eropa. Pelancong Muslim yang hendak berlibur ke sana bisa menikmati perjalanan tanpa waswas.

Selain bertandang ke destinasi wisata populer, pelancong Muslim juga diajak mengunjungi tempat-tempat dengan sejarah Islam. Pemandu wisata akan membawa wisatawan ke rumah makan yang menyediakan menu halal atau ramah Muslim, juga mengingatkan waktu shalat dan tempat shalat.

Para tenant terbagi dalam dua kategori, yakni produsen yang sudah mengantongi sertifikasi halal dan yang masuk dalam kelompok Muslim-friendly. Ajang mendatang juga menjadi ruang bagi UMKM untuk mendapat informasi sertifikasi halal.

Temi mengatakan, JHT 2019 ingin menjadi semacam creative hub yang menghubungkan antarpelaku bisnis. Pengunjung yang datang tidak sekadar melihat produk atau berbelanja, tetapi juga bertukar pengalaman dan wawasan mengenai bisnis.

Mereka bisa mendapat pengetahuan baru dengan menyimak konferensi dari pemateri dalam dan luar negeri. Ruang konferensi yang tahun lalu berkapasitas sekitar 350 orang, tahun ini ditambah menjadi dua kali lipat dengan kapasitas maksimal 700 orang.

Dengan begitu, semakin banyak orang bisa menyimak materi bermanfaat yang disampaikan pemateri. JHT juga menghadirkan gerai khusus di lokasi ekshibisi tempat pengunjung dapat berkonsultasi soal memulai usaha.

"Sekarang geliatnya banyak yang mau punya private label dalam berbagai bidang, baik mode maupun kosmetik. Salah satu tenant akan berbagi kepada orang-orang yang ingin jadi pengusaha dalam bidang industri halal," kata Temi.

JHT 2019 merupakan kolaborasi Scarf Media dan Samara Live yang bakal berlangsung di Senayan City, Jakarta, pada 7-8 Desember 2019. Pengunjung bisa masuk ke area JHT dengan cuma-cuma tanpa dikenakan biaya apapun.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA