Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Instagram akan Hapus Filter Menyerupai Operasi Plastik

Jumat 25 Oct 2019 04:05 WIB

Rep: Adinda Pryanka/ Red: Muhammad Hafil

instagram

instagram

Keputusan Instagram setelah melalui penelitian.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Media sosial Instagram sedang menghapus semua filter Augmented Reality (AR) yang menggambarkan atau mempromosikan operasi kosmetik. Kebijakan diambil di tengah kekhawatiran perusahaan akan dampak filter terhadap kerusakan mental pengguna.

Dilansir di BBC, Kamis (24/10), ada beberapa filter yang termasuk di dalam larangan ini. Di antaranya, efek yang membuat orang terlihat seperti melakukan lip injections atau suntik bibir, fillers ataupun facelift yang mengesankan wajah mereka terlihat lebih kencang.

Keputusan tersebut dilakukan setelah penelitian menunjukkan, filter yang mengubah wajah dapat membuat orang merasa penampilan asli mereka lebih buruk. Instagram, yang berada di bawah naungan Facebook, mengatakan bahwa larangan tersebut mempromosikan isu kesejahteraan.

"Kami sedang mengevaluasi kembali kebijakan kami. Kami ingin filter kami menjadi pengalaman positif bagi orang-orang," ujar seorang juru bicara.

Sembari melakukan evalusi, Instagram sementara akan menghapus semua efek dari galeri yang terkait dengan operasi plastik. Perusahaan juga akan mencegah munculnya efek serupa di kemudian hari.

Pada Agustus, pembaruan aplikasi Instagram memungkinkan pengguna membuat efek virtual versi mereka sendiri. Misalnya, animasi dan filter wajah khusus yang dapat diwujudkan dalam bentuk gambar dan video.

Banyak filter populer, seperti Plastica, meniru efek dari operasi kosmetik secara ekstrim. Filter lainnya, Fix Me, menunjukkan bagaimana seorang ahli bedah kosmetik menandai wajah seseorang sebelum melakukan bedah.

Kreator filter Fix Me, Daniel Mooney, menampik isu tersebut. Ia mengatakan, filter tersebut justru merupakan bentuk kritik dari operasi plastik karena menampilkan proses bedah yang penuh dengan memar. "Niat saya bukan untuk menunjukkan gambar ‘kesempurnaan’. Kesempurnaan dinilai terlalu tinggi," tuturnya.

Mooney menilai, menghilangkan filter seperti operasi wajah tidak akan banyak berdampak positif terhadap pengguna media sosial. Justru, selama ini, banyak orang di Instagram yang sudah terlebih dahulu melakukan operasi bedah dan tampil di media sosial.

Pihak Instagram belum mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menghapus semua filter. Tapi, banyak pengguna menyambut larangan tersebut.

Pada Februari, Instagram sempat mengatakan akan menghapus semua gambar grafis yang berpotensi memberikan dampak mencelakakan diri. Rencana ini disampaikan di tengah kekhawatiran mereka bahwa grafis dapat mempengaruhi orang-orang muda dan rentan.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA