Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Erick Thohir Susun Indikator Kinerja Utama BUMN

Rabu 23 Oct 2019 20:14 WIB

Rep: Rizkyan adiyudha/ Red: Gita Amanda

Mantan Menteri BUMN Rini Soemarno memberikan buku laporan kinerja kepada Menteri BUMN Erick Thohir pada acara serah terima jabatan di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (23/10).

Mantan Menteri BUMN Rini Soemarno memberikan buku laporan kinerja kepada Menteri BUMN Erick Thohir pada acara serah terima jabatan di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (23/10).

Foto: Republika/Prayogi
Erick menggelar rapat bersama deputi pejabat terkait di lingkungan Kementerian BUMN

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri BUMN Erick Thohir langsung menggelar rapat internal di kantor kementerian BUMN usai dilantik Presiden Joko Widodo, Rabu (23/10) pagi tadi. Rapat internal langsung digelar setelah proses serah terima jabatan dengan Menteri BUMN periode 2014-2019, Rini Soemarno.

Erick menggelar rapat bersama deputi serta pejabat terkait dilingkungan kementerian BUMN. Dalam rapat kali ini, manatan direktur utama Inter Milan itu mengaku ingin mempelajari seluruh perkembangan berkenaan dengan BUMN.

Dia mengatakan, rapat juga diadakan menyusul rapat terbatas dengan Presiden Jokowi, Kamis (24/10) besok. "Karena besok rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin jadi hari ini kita langsung rapat internal," kata Erick Thohir dalam keterangan resmi di Jakarta.

Dalam kesempatan itu, dia menyatakan akan menyusun indikator kinerja utama atau Key Performance Indicators (KPI) yang harus dicapai di lembaga tersebut. KPI disusun untuk tiga bulan atau 100 hari pertama Kementerian BUMN. KPI itu akan dia sampaikan setelah melakukan konsolidasi.

"Tentu saya belum bisa sharing atau menyampaikan lebih lanjut karena besok baru rapat terbatas untuk meyakinkan apakah ini angka-angka atau target-target yang bisa pastikan banyak hal-hal yang harus kita tuntaskan, misalnya mengenai contoh kereta cepat Jakarta-Bandung, atau mungkin juga mengenai hasil pembicaraan Arab Saudi dan Indonesia tentang Aramco serta Pertamina. Nah hal-hal ini harus kita review," katanya.
 
Disaat yang bersamaan, dia meminta publik untuk memberinya waktu untuk mempelajari seluk-beluk BUMN secara keseluruhan. KPI yang akan dia susun juga akan dipelajari terlebih dahulu agar terjadi sinkronisasi hal-hal mana yang bisa diselesaikan dalam waktu beberapa bulan atau bahkan hal-hal yang membutuhkan waktu lebih dari setahun.

Seperti diketahui, Erick Thohir dilantik sebagai Menteri BUMN bersama para menteri Kabinet Indonesia Maju lainnya di Istana Kepresidenan. Usai dilantik, Erick melakukan serah terima jabatan dengan Menteri BUMN periode 2014-2019, Rini Soemarno dalam sebuah acara yang berlangsung sederhana dan khidmat.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA