Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Pesan Darmin ke Airlangga: Ikuti Perkembangan Inflasi

Rabu 23 Oct 2019 19:05 WIB

Rep: Adinda Pryanka/ Red: Nidia Zuraya

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) menerima buku memori jabatan Menko Perkonomian dari pejabat lama Darmin Nasution, dalam serah terima jabatan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) menerima buku memori jabatan Menko Perkonomian dari pejabat lama Darmin Nasution, dalam serah terima jabatan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Foto: Antara/Aprillio Akbar
Airlangga Hartarto menggantikan posisi Darmin Nasution sebagai Menko Perekonomian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melakukan serah terima jabatan (sertijab) antara Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian periode 2015-2019 Darmin Nasution kepada Menko Perekonomian periode 2019-2024 Airlangga Hartarto. Proses sertijab dilakukan di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (23/10) sore.

Salah satu poin yang ditekankan Darmin kepada Airlangga adalah isu pangan. Sebab, pangan merupakan isu yang paling banyak dibicarakan dan paling kerap mengalami perubahan. "Jangan lupa untuk mengikuti itu,” ujar Darmin dalam sambutannya.

Dari isu pangan, Darmin mengerucutkan permasalahan pada inflasi. Ia berharap agar Airlangga selalu mengikuti perkembangannya dari waktu ke waktu agar tidak kebingungan saat ditanya mengenai tingkat inflasi.

Darmin juga sedikit menjelaskan tugas dari Menko Perekonomian yang agak berbeda dengan kementerian teknis. Sebab, setidaknya terdapat 10 kementerian teknis yang berada di bawah koordinasi Kemenko Perekonomian.

Baca Juga

“Alangkah bagusnya jika punya staf yang (mengerti) substansi, supaya bisa mengingatkan tidak hanya soal event, tapi juga substansi," ucapnya.

Sementara, Airlangga berkomitmen akan melanjutkan tugas yang telah sangat baik dilaksanakan oleh Darmin. Ia akan bekerja keras dan cepat dalam mewujudkan mimpi Indonesia menjadi negara maju pada 2045, sebagaimana yang diamanatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pidato Pelantikan Presiden yang lalu.

Pada kesempatan itu, Airlangga menjelaskan, Presiden Jokowi menyampaikan lima program prioritas untuk mewujudkan mimpi tersebut. Yaitu, pembangunan sumber daya manusia (SDM), pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi, dan transformasi ekonomi.

Secara umum, Airlangga menilai, capaian dan kinerja pada Kabinet Kerja I periode 2014-2019 menunjukkan capaian sangat baik di bidang ekonomi. "Khususnya untuk meletakkan fundamental ekonomi yang kuat untuk dilanjutkan pada Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024," ujarnya.

Turut hadir dalam acara Sertijab antara lain Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Agraria Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil dan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Agus Gumiwang Kartasasmita yang menggantikan posisi Airlangga sebagai Menteri Perindustrian turut hadir.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA