Tuesday, 16 Rabiul Akhir 1442 / 01 December 2020

Tuesday, 16 Rabiul Akhir 1442 / 01 December 2020

Lorenzo Pakai Pengaturan Motor Seperti di GP Jepang

Rabu 23 Oct 2019 17:07 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Endro Yuwanto

Jorge Lorenzo

Jorge Lorenzo

Foto: EPA-EFE
Pembalap Repsol Honda itu menargetkan podium di Phillip Island.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pembalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, akan mencoba pengaturan yang sama pada motornya seperti di GP Jepang pada seri balap MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island akhir pekan ini. Ia ingin melihat apakah keuntungan yang didapatkan di Twin Ring Motegi, Jepang, bisa terulang kembali.

Lorenzo bahkan ingin menggunakan sasis yang lebih tua dengan Repsol Honda. Ia mendapat kepercayaan diri dari kecepatan latihan yang dilakukan di Motegi setelah menguji ulang spesifikasi sasis yang lebih tua.

"Saya menantikan Phillip Island untuk melihat apakah yang kami temukan di Jepang juga dapat membantu kami di sana karena sirkuitnya sangat berbeda," kata Lorenzo, dikutip dari Crash, Rabu (23/10).

Juara dunia MotoGP tiga kali ini menargetkan podium di Phillip Island. Pasalnya, ia sempat absen pada seri Australia tahun lalu karena cedera. Namun, setelah merasa bisa menghasilkan penampilan terbaik sejak kembali dari cedera terakhirnya, yakni patah tulang belakang, Lorenzo berharap dapat mempertahankan tren itu dalam tiga putaran terakhir musim ini.

Lorenzo memang punya banyak kenangan di Phillip Island, yakni kecelakaan parah pada 2011 yang memotong sebagian ujung jari keempat di tangan kirinya hingga menang di 2013. "Saya tidak bisa balapan di sana (Phillip Island) tahun lalu, jadi saya berharap untuk naik lagi. Ini sirkuit khusus, dan di masa lalu saya memiliki kenangan yang baik tentang perjuangan untuk podium dan kemenangan yang saya miliki," kata dia.

Pembalap berusia 32 tahun ini juga mewaspadai ramalan cuaca buruk yang terjadi di Phillip Island akhir pekan ini yang diprediksi berada dalam suhu dingin dan hujan. Sejak cedera, pembalap Spanyol itu hanya meraih empat poin dari lima balapan.

Sementara, tim Repsol Honda membidik triple crown dengan mengamankan gelar tim dan hanya bisa mengandalkan poin dari Marc Marquez. "Kami harus memperhatikan cuaca karena ini bisa banyak mengubah keadaan," jelas Lorenzo.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA