Selasa, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Selasa, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Gegara Komentar Seksis, Harta Rp14,16 Triliun Harus Terkikis

Rabu 23 Okt 2019 08:18 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Gegara Komentar Seksis, Harta Rp14,16 Triliun Harus Terkikis. (FOTO: Unsplash/Ethan Sykes)

Gegara Komentar Seksis, Harta Rp14,16 Triliun Harus Terkikis. (FOTO: Unsplash/Ethan Sykes)

Kami sangat prihatin dengan komentar yang sangat tidak pantas dari Kenneth Fisher.

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Salah satu konglomerat Amerika Serikat, Kenneth Fisher harus rela kehilangan harta dari perusahaannya sebesar 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 14,16 triliun akibat komentar seksis yang ia ucapkan. Komentar tersebut ia lontarkan dalam konferensi investasi, Ahad lalu.

Sebagai akibat dari komentar tersebut, Kota Boston baru saja menarik aset dana pensiun dari Fisher Investment senilai 248 juta dolar AS atau Rp 3,5 triliun. Selain itu, Wali Kota Boston, Martin Walsh juga mengatakan akan berhenti bekerja sama dengan perusahaan tersebut.

Baca Juga: Bos Facebook: Duh, Perusahaan Bakal Rugi Kalau Dia Jadi Presiden AS

"Pernyataan yang dibuat oleh Ken Fisher tidak hanya mengimplikasikan penilainnya sendiri, tetapi juga potensi perusahaan secara keseluruhan," ucap Walsh, berdasarkan lansiran dari CNBC (22/10/2019).

Tidak hanya Boston Retirement, Negara bagian Michigan juga memutuskan menarik 600 juta dolar AS (Rp 8,49 triliun) dana pensiun. Adapula Philadelphia melakukan hal yang sama, dengan nilai penarikan mencapai 54 juta dolar AS setara Rp 764 miliar.

Baca Juga: Miris! Gegara Dukung Pembebasan Hong Kong, Atlet E-Sport Ini Terancam!

Fidelty Investment, perusahaan sejenis dengan Fisher Investment juga mengaku sedang meninjau kerja sama senilai 500 juta dolar AS (Rp 7,08 triliun) dengan Ken Fisher.

"Kami sangat prihatin dengan komentar yang sangat tidak pantas dari Kenneth Fisher. Pandangan yang dia nyatakan tidak sejalan dengan nilai perusahaan kita," kata juru bicara Fidelity, Vincent Loporchio.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA