Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

Wajah Lama akan Hiasai Kabinet Jokowi

Selasa 22 Okt 2019 15:39 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Teguh Firmansyah

Diundang Ke Istana Kepresidenani. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono tiba di Istana Kepresidenan untuk bertemu Presiden Joko Widodo, Jakarta, Selasa(22/10).

Diundang Ke Istana Kepresidenani. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono tiba di Istana Kepresidenan untuk bertemu Presiden Joko Widodo, Jakarta, Selasa(22/10).

Foto: Republika/ Wihdan
Sofyan Djalil, Tjahjo, dan Moeldoko termasuk yang ikut dipanggil presiden.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah wajah lama yang sempat mengisi Kabinet Kerja Jilid I kembali dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk masuk dalam kabinet teranyar.

Baca Juga

Mereka adalah Sofyan Djalil yang sempat menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang, Tjahjo Kumolo sebagai Menteri dalam Negeri, Moeldoko yang menjadi Kepala Staf Presiden, dan Bambang Brodjonegoro yang menjabat Menteri Bappenas.

Kemudian ada nama Yasonna Laoly eks Menkumham dan Budi Karya Sumadi eks Menteri Perhubungan, dan Siti Nurbaya Bakar eks Menteri Lingkungan Hidup.  Belum diketahui jabatan menteri apa yang akan diberikan Jokowi kepada mereka, apakah masih pada posisi terdahulu atau ada yang berubah. 

Adapun Sri Mulyani sudah dipastikan menjabat Menteri Keuangan. Hingga saat ini, total sudah ada 31 tokoh yang dipanggil Jokowi sejak Senin (21/10) kemarin.

Adapun sejak pagi tadi, sudah ada 14 tokoh yang terlihat hadir di Istana. Diurutkan dari waktu kedatangan, Sri Mulyani tiba pertama, diikuti Syahrul Yasin Limpo, Agus Gumiwang, Ari Batubara, Siti Nurbaya Bakar, Suharso Monoarfa, Basuki Hadimuljono, Fachrul Razi, Ida Fauziyah, Bahlil Lahadilia, Zainudin Amali, Yasonna Laoly, dan Budi Karya Sumadi. Kemudian hadir pun Sofyan Djalil, Tjahjo Kumolo, Moeldoko, dan Bambang Brodjonegoro.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA