Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Sunday, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 January 2020

Pertamina EP Cari Tambahan Produksi

Selasa 22 Oct 2019 15:30 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Nidia Zuraya

Pertamina EP

Pertamina EP

Pertamina EP menargetkan produksi minyak tahun ini sebesar 85 ribu barel per hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertamina EP (PEP) berusaha mencapai target produksi minyak tahun ini sebesar 85 ribu barel minyak per hari (BOPD). Untuk mencapainya, perusahaan melaksanakan pengeboran sumur di Asset 3 Jatibarang Field.

PEP melaksanakan pengeboran di sumur RDG-PJ yang berlokasi di Desa Panjalin Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka. Pengeboran RDG-PJ dimulai sejak 5 Oktober 2019 dan telah mencapai kedalaman 970 meter dari target kedalaman 1.978 meter.

Jatibarang Field Manager Hari Widodo berharap pengeboran sumur RDG-PJ dapat memberikan hasil terbaik bagi perusahaan.“Kami berharap agar pemboran dapat berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan dapat memberikan kontribusi bagi APBD,” ujar Hari, Selasa (22/10).

Anak usaha Pertamina tersebut menargetkan pengeboran sumur RDG-PJ dapat menambah produksi minyak sebesar sebesar 300 BOPD. Saat ini, PEP Jatibarang Field mengelola wilayah operasi di Kabupaten Indramayu, Cirebon, dan Majalengka, dengan angka produksi minyak sebesar 7.940 BOPD dan gas sebesar 41,4 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd).

Adapun hingga 30 September 2019, realisasi produksi siap jual (lifting) minyak PEP sebesar 80.984 BOPD atau mencapai 95,27 persen dari target APBN tahun ini sebesar 85 ribu BOPD. Sedangkan realisasi lifting gas sebesar 750 MMSCFD atau 92,59 persen dari target APBN sebesar 810 MMscfd.

Sedangkan realisasi investasi Pertamina EP hingga akhir September baru mencapai 406 juta dolar AS. Perusahaan memproyeksi dalam dua bulan ke depan, realisasi investasi hanya mencapai 661 juta dolar AS dari target tahun ini sebesar 669 juta dolar AS.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA