Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

In Picture: Paru-Paru Bumi yang Terbakar (2)

Selasa 22 Oct 2019 11:32 WIB

Rep: Bayu Pratama S/ Red: Yogi Ardhi

Foto: BAYU PRATAMA S/Antara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satuan Tugas (Satgas) Karhutla dari TNI, Polri, BPBD Provinsi , masyarakat dan pihak berkepentingan lainnya baik dari jalur darat maupun udara dengan total 29.039 personel.

Sebanyak 45 helikopter pun dikerahkan untuk patroli udara dan water bombing dalam upaya memadamkan dan mencegah Karhutla meluas.

Pembakaran hutan dan lahan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggungjawab adalah kejahatan lingkungan sekaligus bencana kemanusiaan.

Pola pembakaran hutan untuk membuka lahan hutan telah lama dikenal oleh warga dan perusahaan sekitar hutan. Tinggal ketegasan dari pemerintah untuk menghentikan praktik ini hingga ke pucuk teratas manajemen. Tidak hanya menangkap bidak di lapangan.

Di sisi lain kesiapan untuk hal terburuk tetap dilakukan. Ketika kebakaran hutan besar 2015 terjadi pemerintah menyatakan akan membeli pesawat khusus karhutla. Pesawat water bombing dengan kapasitas besar buatan Russia. Seandainya pesawat itu jadi dibeli mungkin bencana tahun ini tidak terjadi seperti sekarang.

Sumber : Antara

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA