Rabu, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Rabu, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

IPCC Pertahankan Kondisi Operasional

Senin 21 Okt 2019 03:30 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Teguh Firmansyah

PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) Tbk

PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) Tbk

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Bongkar muat kendaraan CBU mengalami pertumbuhan dua digit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) masih dapat mempertahankan kondisi operasional meski kondisi global belum sepenuhnya membaik. Secara akumulasi, yakni Januari hingga September pada aktivitas bongkar muat kendaraan Completely Build Up (CBU) atau kendaraan utuh di terminal Internasional mengalami pertumbuhan dua digit, yaitu 16,53 persen menjadi 294.306 unit di periode akumulasi tahun 2019 dibandingkan periode yang sama pada 2018 sebesar 252.549 unit.

"Pertumbuhan ekspor CBU naik dua digit menjadi 27,95 persen dengan jumlah akumulasi di 2019 sebesar 235.721 unit dibandingkan periode yang sama di tahun 2018 sebesar 184.223 unit," kata Investor Relation PT Indonesia Kendaraan Terminal TBk (IPCC) Reza Priyambada dalam keterangan tertulis resminya, Ahad (20/10).

Ia menuturkan, dari jumlah ekspor CBU sepanjang sembilan bulan pada 2019 terdapat 235.721 unit. Jumlah tersebut, kata dia, mengalami kenaikan 5,47 persen bila dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebanyak 140.142 unit.

Negara Filipina masih menjadi tujuan utama ekspor CBU dari Indonesia dengan pangsa pasar mencapai 30 persen dari total ekspor CBU yang melalui IPCC sejumlah 235.721 unit sepanjang sembilan bulan di tahun ini. Diikuti Vietnam dengan pangsa pasar 15 persen; Arab Saudi 10,60 persen; Thailand 10,49 persen; dan Meksiko 4,81 persen.

Sementara itu, pada aktivitas impor mengalami penurunan sebanyak 14,26 persen dengan jumlah 58.585 unit. Dibandingkan periode yang sama sebelumnya sebesar 68.326 unit.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA