Rabu, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 Januari 2020

Rabu, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 Januari 2020

72 Mobil Disiapkan untuk Tamu Negara yang Hadiri Pelantikan

Jumat 18 Okt 2019 15:13 WIB

Rep: Abdurrahman Rabbani/ Red: Muhammad Hafil

Jokowi-Maruf

Jokowi-Maruf

Foto: Dok Republika
Para tamu negara akan menghadiri pelantikan Jokowi.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Pelantikan Presiden Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin akan digelar pada 20 Oktober 2019 yang bertempat di Gedung MPR RI, Jakarta. Para tamu negara dijadwalkan akan menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 2019-2024.

Baca Juga

Dilansir dari situs setkab.go.id, pemerintah menyiapkan setidaknya 18 mobil yang akan digunakan oleh para tamu undangan dari berbagai negara yang akan menghadiri upacara pelantikan.

"Rinciannya adalah Mercedes-Benz S450 sebanyak 11 unit, cadangan satu. Lalu E300 sebanyak 13 unit, E250 ada empat unit, dan E200 sebanyak 10 unit," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, seperti dikutip dari Setkab.go.id, Jumat, (18/10).

Dirinya juga menambahkan dalam keterangan tertulis, jumlah kendaraan tersebut di luar kendaraan yang disiapkan untuk pendukung tamu negara, seperti Alphard 18 unit, Camry 9 unit, dan Fortuner sebanyak 27 unit.

Menurutnya, sudah terdapat 72 mobil yang dipersiapkan sebagai kendaraan bagi tamu negara yang akan menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden. Meskipun mobil baru keluar dari pabrik, Ia memastikan mobil-mobil tersebut tidak dibeli, tetapi hanya disewa harian selama agenda pelantikan berlangsung.

Anggaran keseluruhan untuk penyewaan mobil-mobil yang digunakan dalam acara upacara pelantikan tersebut sebesar Rp 1 miliar.

"Kurang lebih Rp 1 miliar. Enggak mahal kok, karena kami hanya minta empat hari ya, kurang lebih Rp 1 miliar, tidak semua mobil ini disewa, sebagian milik Sekretariat Negara," ujar Heru.

Sebelumnya, tamu negara yang disebutkan akan hadir adalah negara sahabat. Di antaranya Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Australia, Vietnam, Myanmar, Tiongkok, Thailand, Amerika Serikat, Laos, dan Filipina.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA