Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

In Picture: Sampah Plastik Berserakan di Kali Ciomas Bogor

Jumat 18 Oct 2019 10:15 WIB

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Mohamad Amin Madani

Foto: Republika/Dedy D Nasution
Aliran air yang tidak lancar imbas sampah yang terus menumpuk dapat berakibat banjir.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Sampah berserakan di Kali Ciomas, Kelurahan Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu. Kali Cisindangbarang sekaligus menjadi perbatasan antara Kota dan Kabupaten Bogor.

Sampah yang tersangkut di bebatuan Kali Ciomas kebanyakan merupakan kantong maupun botol plastik. Terdapat pula perabotan rumah tangga seperti karpet yang tak bisa hanyut pada debit air yang kecil.

Sampah-sampah itu menyatu dengan tanah, batang bambu, hingga ranting-ranting pohon sehingga dapat dipijak dan tahan terhadap dorongan air. Sementara, air kali juga nampak berwarna hitam pekat.

Letak kali yang terdapat di belakang deretan rumah warga ini juga seperti jarang dibersihkan. Sebab, alat berat tidak dapat menjangkau kali sehingga hanya bisa dibersihkan langsung dengan tangan manusia.

Tanpa ada campur tangan warga, lingkungan kali hanya dapat bersih apabila terdapat peningkatan debit air yang menghanyutkan sampah. Namun, situasi itu hanya akan memicu terjadinya penumpukan sampah di hilir sungai dan tak jarang menimbulkan banjir. Masalah klasik ini juga kerap menimbulkan konflik sosial antara masyarakat di hulu dan hilir kali.

Kebersihan lingkungan, terutama kali maupun sungai di sekitar mesti dijaga baik oleh warga maupun aparat pemerintah daerah setempat. Sebab, menjelang musim penghujan, bakal terjadi peningkatan tinggi muka air. Kondisi itu bisa menyebabkan banjir karena aliran air tidak lancar imbas sampah yang terus menumpuk.

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA