Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Baca Pantun, Sekjen Gerindra Harap Prabowo Bersama Jokowi

Kamis 17 Oct 2019 05:45 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Presiden Joko Widodo saat berswafoto dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto bersama awak media usai melakukan konferensi pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10)

Presiden Joko Widodo saat berswafoto dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto bersama awak media usai melakukan konferensi pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10)

Foto: Republika/Dessy Suciati Saputri
Keputusan Gerindra masuk koalisi atau tidak sepenuhnya ada di Prabowo.

REPUBLIKA.CO.ID, BABAKANMADANG -- Peluang Partai Gerindra merapat ke koalisi pemerintahan Jokowi kian terbuka. Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani pun melontarkan pantun berisi harapannya agar Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, bersama dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Pantunnya adalah, 'Kain tapis dilipat empat, Disimpan rapi dalam peti. Kita semua berpendapat, Pada akhirnya Pak Prabowo bersama Jokowi'," ujar Muzani kepada awak media di sela-sela Rapat Pimpinan NasionalPartai Gerindra di rumah Prabowo, Bukit Hambalang, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Menurut Muzani, arah Partai Gerindra untuk tetap oposisi atau masuk dalam koalisi Jokowi-KH Ma'ruf Amin, sepenuhnya berada di tangan Prabowo. Pasalnya dalam AD-ART Partai Gerindra, semua keputusan partai berada di pimpinan pembina.

Muzani mengatakan, momentum Rapimnas Partai Gerindra kali ini sekaligus dimanfaatkan Prabowo untuk mendengar satu keputusan yang bulat mulai dari pimpinan baik di pusat maupun daerah mengenai arah Partai Gerindra.

Sementara itu, Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Simanjuntak, menyebutkan, Prabowo Subianto telah menyodorkan konsepsi 'dorongan besar' ke Presiden terpilih, Joko Widodo. "Pak Prabowo sudah menyerahkan konsepsi terkait dorongan besar. Konsepsi itu sudah disampaikan sebulan lalu, ke Pak Jokowi," ujar Siregar.

Menurut dia, konsepsi itu merupakan tiga poin yang disebut sebagai dorongan besar bagi Jokowi dan Pemerintah. Pertama, mengenai pembangunan ekonomi Indonesia dengan semangat ketahanan pangan, energi, pertahanan dan keamanan yang kuat.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA