Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Bank Jatim Bukukan Laba Bersih Rp 1,14 Triliun

Rabu 16 Oct 2019 13:13 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Nidia Zuraya

Logo Bank Jatim (ilustrasi).

Logo Bank Jatim (ilustrasi).

Foto: Blogspot.com
Laba bersih Bank Jatim tumbuh 7,61 persen secara tahunan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,14 triliun pada kuartal III 2019. Pencapaian ini tumbuh 7,61 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Baca Juga

Direktur Keuangan Bank Jatim Ferdian Timur mengatakan kenaikan laba tersebut ditopang membaiknya penyaluran kredit pada triwulan tiga 2019. Tercatat Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 15,84  persen (yoy) atau sebesar Rp 61,21 triliun. 

"Pertumbuhan DPK tersebut didominasi oleh pertumbuhan giro 22,81 persen atau sebesar Rp 23,56 triliun, diikuti oleh pertumbuhan tabungan sebesar 12,38 persen atau sebesar  Rp 18,29 triliun dan pertumbuhan deposito sebesar 11,35 persen atau sebesar Rp 19,35 triliun," ujarnya saat konferensi pers Kuartal III 2019 di Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (16/10).

Menurutnya komposisi tersebut mampu menunjukkan penghimpunan dana murah cukup baik. Pencapaian DPK diperkuat dengan CASA rasio sebesar 68,38 persen.

"Selama lebih dari 15 tahun, CASA rasio perusahaan berada di atas 65 persen," ucapnya.

Dari sisi pembiayaan, Ferdian menjelaskan perusahaan mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp 37,73 triliun atau tumbuh 14,07 persen (yoy). Adapun kredit sektor konsumsi menjadi penyumbang tertinggi sebesar Rp 22,86 triliun atau tumbuh 8,71 persen (yoy) dan pertumbuhan paling tinggi dari sektor komersial sebesar 28,70 persen atau tercatat Rp 9,11 triliun.

"Pertumbuhan yang tinggi tersebut didongkrak dari pertumbuhan kredit sindikasi yang signifikan sebesar 194,2 persen," jelasnya.

Adapun komposisi rasio keuangan periode September 2019 antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 19,98 persen, Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,20 persen dan Return On Asset (ROA) 3,18 persen. Sedangkan Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) masih tetap terjaga pada level 66,54 persen. 

"Aset perusahaan pada kuartal III 2019 tercatat Rp 72,13 triliun atau tumbuh 13,72 persen," ucapnya.

Sementara Komisaris Independen Bank Jatim Chandra Fajri Ananda menambahkan pada pertengahan kuartal III 2019, perusahaan telah berkontribusi kepada masyarakat khususnya masyarakat Jawa Timur. Pada bidang ekonomi, perusaahaan berkolaborasi dengan Pemprov Jatim meluncurkan kartu Jatim Berdaya yang dapat digunakan para pelaku UMKM untuk mendapatkan kredit lunak.

"Melalui gerakan SimPel Day di berbagai daerah Jawa Timur, kami juga berkontribusi dalam memberikan edukasi kepada pelajar tentang pentingnya menabung sejak dini," ucapnya. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA