Selasa, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 Januari 2020

Selasa, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 Januari 2020

Mitigasi Bencana, Baznas Gelar Pelatihan SIAGA di Bekasi

Senin 14 Okt 2019 17:42 WIB

Red: Irwan Kelana

Suasana pelatihan board game SIAGA yang diadakan oleh Lembaga Beasiswa Baznas (LBB) di SDN Desa Sukaindah, Bekasi.

Suasana pelatihan board game SIAGA yang diadakan oleh Lembaga Beasiswa Baznas (LBB) di SDN Desa Sukaindah, Bekasi.

Foto: Dok Baznas
Pelatihan diikuti perwakilan guru empat SDN di Desa Sukaindah.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI --  Lembaga Beasiswa Baznas (LBB)  kembali melaksanakan  pelatihan optimalisasi media pembelajaran melalui board game. Kali ini, kegiatan tersebut diadakan di Balai Desa, Desa Sukaindah, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (14/10).

Suli Hendra selaku koordinator Pendidikan Pasca Baznas mengatakan  board game yang diajarkan berjudul SIAGA (Siap Tanggap Bencana). “Ini merupakan sebuah board game base learning yang didesain khusus untuk menjadi metode pembelajaran tanggap bencana bagi para siswa,” ujarnya dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

Ia menambahkan, pelatihan ini diikuti oleh empat sekolah di Desa Sukaindah yaitu SDN 1-4 Desa Sukaindah. Tiap-tiap  sekolah mengirimkan 5-6 perwakilannya untuk mengikuti pelatihan ini.

Kemudian, para guru yang mengikuti pelatihan board game ini nantinya akan mengajarkan board game SIAGA kepada para siswanya di sekolah masing-masing. Sehingga,  terbentuk kader-kader dari para siswa yang memahami cara mitigasi bencana dan penanggulangannya. Sadar terhadap bahaya dan potensi dan melakukan waspada terhadap bencana sedini mungkin.

"Dengan adanya pelatihan ini para guru dapat menjadi duta/fasilitator dengan mengajarkan board game SIAGA kepada anak didiknya,” ujar Suli.

Nadi Karnadi selaku perwakilan dari perangkat desa mengatakan,  "Kami, dari perangkat desa sangat mendukung kegiatan ini agar di setiap sekolah SIAGA terhadap bencana."

Eko Nugroho, selaku CEO Kummara yang membantu Baznas  dalam pembuatan board game SIAGA mengatakan "Kita tidak bisa menolak bencana alam terjadi, namun kita dapat membekali diri kita untuk selalu siap lahir dan batin terhadap kondisi tersebut. Metode pelatihan  board game adalah metode terbaik daripada penyampaian langsung melalui pidato atau lainnya." 

"Games ini mengajarkan kami bagaimana cara mengantipasi saat bencana terjadi, bagaimana memberikan bantuan dan meringankan daerah lain yang terkena bencana," kata Junaedi, salah seorang guru SDN 4 Desa Sukaindah.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA