Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Jumat, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Sukabumi Dorong Guru Cetak Generasi Qurani

Ahad 13 Okt 2019 23:23 WIB

Red: Muhammad Hafil

Seorang guru sedang mengajar di kelas. Indonesia butuh 195.387 guru sepanjang 2009-2014 karena banyak guru yang memasuki masa pensiun.

Seorang guru sedang mengajar di kelas. Indonesia butuh 195.387 guru sepanjang 2009-2014 karena banyak guru yang memasuki masa pensiun.

Guru bisa memudahkan anak belajar Alquran.

REPUBLIKA.CO.ID,SUKABUMI--Upaya mencetak generasi qurani dilakukan agar anak mencintai Alquran sebagai pedoman. Caranya dengan mendorong para guru menerapkan metode belajar Alquran yang mudah dicerna oleh anak-anak.

‘’Para guru dapat mempermudah anak-anak dalam belajar Alquran dan mencintai Alquran sebagai pedoman hidup,’’ ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dalam keterangan persnya, Ahad (13/10).

Hal ini disampaikan wali kota dalam pelatihan guru Al-quran melalui metode Kibar, teknik belajar Al-quran yang menyenangkan, di Aula Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Sabtu (12/9) yang digelar Badan Koordinasi Pendidikan Al-quran (BKPAKSI) Kota Sukabumi.

Metode belajar ini mengembangkan metode belajar Alquran secara tahsin. Sehingga tercipta pendidikan Alquran yang menciptakan generasi pencinta Alquran. Fahmi mengatakan, jumlah anak-anak atau remaja jauh lebih besar dari jumlah orang dewasa dan ini ke depan akan menjadi bonus demografi.

Sehingga, kata Fahmi, perlu diantisipasi jangan sampai kondisi ini menjadi musibah karena mereka tidak terdidik dengan ilmu-ilmu keagamaan dan akhlakul karimah serta akidah Islamiah. Bila anak-anak tidak dibentenngi dengan hal ini maka akan menjadi sesuatu yang mengkawatirkan.

‘’Cara paling tepat dan intervensi terbaik melalui pendidikan Alquran,’’ imbuh Fahmi. Makanya kegiatan ini diharapkan menjawab tantangan tersebut. 

Para peserta pelatihan ungkap Fahmi, yang merupakan guru PAUD dan agama menjadi duta duta literasi akidah, literasi ibadah, dan akhlak melalui pendidikan berbasiskan Alquran. Meteode ini dikembangkan seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi serta mampu memenuhi kebutuhan agar mudah diserap anak-anak.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA